Kenali 5 Jenis Love Language, Kamu Termasuk Yang Mana?

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 09:47 WIB
Ilustrasi love language (foto: Kirby Teegarden)
Ilustrasi love language (foto: Kirby Teegarden)

INSIBERNEWS - Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengekspresikan dan mengharapkan rasa kasih sayang atau cinta. Kenali bahasa cinta bisa bantu ciptakan hubungan yang harmonis.

Love language atau bahasa cinta merupakan bagaimana kita mengungkap cinta serta cara yang bisa dilakukan supaya kita merasa dicintai oleh orang lain.

Tidak hanya kepada pasangan, tetapi juga kepada teman, rekan kerja, keluarga, atau diri sendiri.

Baca Juga: Rambut Sering Rontok? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Dalam buku berjudul “The 5 Love Languages”. Bahasa cinta pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis asal Amerika, Gary Chapman, pada tahun 1992.

Ada 5 jenis love language, setiap orang biasanya punya salah satu jenis love language yang lebih dominan daripada yang lain.

1. Words Of Affirmation

Seseorang yang miliki love language ini merasa dicintai saat menerima kata-kata afirmasi seperti pujian, apresiasi, atau motivasi dari orang lain.

Sama juga sebaliknya seseorang dengan love language ini senang memberikan pujian, apresiasi, dan motivasi kepada orang lain sebagai cara menyatakan perhatian dan cintanya.

Beberapa kalimat seperti “Aku sangat bangga padamu”, “kerja bagus hari ini”, “aku sayang kamu” bisa buat mereka merasa dicintai.

Baca Juga: Secret Number Bakal Konser Solo di Jakarta, Tiara Andini Jadi Special Guest

2. Physical Touch

Orang yang bahasa cintanya physical touch atau sentuhan fisik. Menyukai kontak fisik dengan orang terdekat, dalam artian yang positif. Seperti, bergandeng tangan, merangkul, memijat, atau memeluk.

Memberikan sentuhan adalah cara ungkapkan cinta dan menerima sentuhan membuatnya senang dan merasa dicintai.

3. Giving/Receiving Gifts

Dengan bentuk pemberian atau penerimaan hadiah, seseorang menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya. Pemilik love language ini senang memberikan hadiah kepada orang lain. Sebaliknya, dia juga merasa dicintai saat menerima hadiah.

Harga atau jenis barang bukanlah nilai utama, tetapi bagaimana usaha dan perhatian di balik pemberian itu yang berarti bagi mereka.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X