INSIBERNEWS - Ketupat telah lama menjadi ikon kuliner khas Lebaran di Indonesia. Makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini selalu hadir di meja makan saat Idulfitri, menemani opor ayam, rendang, hingga sambal goreng.
Namun, tahukah kamu bagaimana ketupat bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran? Tradisi ini ternyata memiliki akar sejarah yang panjang, berkaitan dengan penyebaran Islam di Nusantara.
Baca Juga: List Desain Pintu Garasi Minimalis Estetik Gaya Eropa dengan Maintenance Mudah
Sejarah ketupat sebagai hidangan khas Lebaran diyakini bermula pada masa Wali Songo, khususnya Sunan Kalijaga, yang menggunakan makanan ini sebagai simbol keislaman dan kearifan lokal.
Ketupat dalam budaya Jawa disebut "kupat," yang merupakan kependekan dari ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan laku papat (empat tindakan).
Filosofi ini mengajarkan bahwa Idulfitri adalah momen untuk saling memaafkan dan kembali ke kesucian setelah menjalani ibadah puasa.
Baca Juga: Desain Tangga Minimalis Estetik Gaya Eropa dengan Maintenance Mudah
Selain filosofi dalam budaya Jawa, ketupat juga memiliki makna simbolis dalam ajaran Islam di Nusantara. Bentuk anyaman yang rumit melambangkan kompleksitas kehidupan manusia, sementara beras di dalamnya melambangkan kebersihan hati setelah sebulan berpuasa.
Tradisi membagikan ketupat kepada tetangga dan kerabat pun dianggap sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas sosial, sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Trik Desain Tangga Estetik Gaya Minimalis yang Fungsional Bikin Nggak Kerasa Nanjak
Ketupat juga berperan penting dalam kebudayaan maritim Nusantara. Pada masa lalu, ketupat dijadikan bekal makanan bagi para pelaut karena lebih tahan lama dibandingkan nasi biasa.
Tradisi ini kemudian berkembang dan diadopsi oleh masyarakat pesisir serta daerah pedalaman, hingga akhirnya menjadi hidangan khas dalam berbagai perayaan, termasuk Idulfitri.
Baca Juga: Parsel THR Unik, 7 Pilihan Hadiah yang Tak Terlupakan untuk Keluarga
Hingga kini, ketupat tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Meskipun sudah banyak variasi hidangan khas Lebaran di berbagai daerah, ketupat tetap menjadi simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan makna spiritual yang mendalam.
Artikel Terkait
Rancangan Tangga Apik dan Multifungsi Desain Minimalis, Estetik, dan Penuh Gaya!
Tips Memilih Desain Tangga Minimalis yang Estetik dan Aman untuk Keluarga
Tangga Kayu vs Tangga Besi, Mana yang Lebih Cocok untuk Konsep Minimalis Estetik?
Desain Tangga Melayang Minimalis Estetik, Sentuhan Modern yang Elegan dan Fungsional
Tren Tangga Minimalis 2025 Kombinasi Estetik dan Fungsi yang Harmonis
6 Keutamaan Zakat Mal: Membersihkan Harta, Mengundang Berkah!
7 Kesalahan Fatal dalam Membayar Zakat Mal, Jangan Ditiru!
Reno11 F 5G Murah! Cek Spesifikasi Lengkap dan Alasan Kenapa HP Ini Masih Worth It!
Vivo X200: Harga dan Spesifikasi Lengkap, HP Flagship dengan Kamera Zeiss 50 MP!
10 Ide THR Lebaran Selain Uang untuk Anak-anak, Pasti Bikin Senang!