“Yang mau saya tanyakan, apakah saya berbicara itu waktu itu bagaimana perlakuannya? Yakin tidak melakukan intimidasi? Yakin tidak ada kekerasan?” tanya Ammar di ruang sidang.
Arif Rahman menegaskan tidak ada kekerasan dalam proses tersebut. Namun, Ammar langsung membantah dan meminta agar rekaman CCTV ditampilkan sebagai bukti.
“Tolong Yang Mulia dihadirkan CCTV, Yang Mulia. Karena di situ ada CCTV, kita di bawah tekanan, dipukuli, disetrum, dipaksa untuk mengaku,” tegas Ammar.
Baca Juga: Tiang Monorel Era Lama Akan Dibongkar, Pramono Anung Siap Percantik Rasuna Said dan Senayan
Ia menegaskan bahwa pengakuannya dalam kasus tersebut tidak diberikan secara sukarela, melainkan karena tekanan yang diduga dilakukan oleh petugas rutan.
“Makanya kami minta dihadirkan CCTV dari pihak rutan. Tadi kan bilangnya tanggal 3 Januari, di situ ada CCTV. Pengakuan saya itu berdasarkan dari tekanan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Tiang Monorel Era Lama Akan Dibongkar, Pramono Anung Siap Percantik Rasuna Said dan Senayan
Eddy Soeparno Ingatkan Risiko Krisis Energi, Pemerintah Diminta Siaga Hadapi Gejolak Minyak Dunia
BTS Siap Kembali ke Panggung Dunia, Album Baru dan Tur Global Dijadwalkan Rilis Maret 2026
Siap-siap! Ariana Grande Bakal Kembali ke Panggung Dunia Lewat 'Eternal Sunshine Tour' 2026
Mudik Lebaran Lebih Fleksibel, Kemenhub Kaji Skema Work From Anywhere untuk ASN dan BUMN
Memiliki Desain Eksklusif, BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Beragam Premium Benefits