INSIBERNEWS - Kasus dugaan peredaran narkotika yang menyeret nama Ammar Zoni kembali menyita perhatian publik. Aktor tersebut mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan peredaran sabu seberat 100 gram di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.
Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Ammar Zoni dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 18 Desember 2025. Ia mengklaim dipukul dan disetrum agar mau mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya.
Pernyataan tersebut belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam reaksi publik.
Baca Juga: BTS Siap Kembali ke Panggung Dunia, Album Baru dan Tur Global Dijadwalkan Rilis Maret 2026
Aditya Zoni: Banyak Kejanggalan Sejak Awal Proses Hukum
Menanggapi isu yang berkembang, adik Ammar Zoni, Aditya Zoni, angkat bicara. Ia menilai terdapat banyak kejanggalan dalam proses hukum yang dijalani sang kakak sejak awal kasus bergulir.
“Saya sebagai adiknya, melihat dari awal banyak banget kejanggalan,” ujar Aditya saat berbincang dalam siniar YouTube Deddy Corbuzier, Selasa, 6 Januari 2026.
Aditya mengaku percaya dengan kesaksian Ammar yang disampaikan langsung di hadapan majelis hakim. Menurutnya, keberanian Ammar untuk meminta rekaman CCTV di ruang sidang menunjukkan keyakinan atas apa yang dialaminya.
“Saya percaya (kesaksian Ammar Zoni), bang Ammar sampai berani bilang di persidangan untuk memperlihatkan CCTV,,” ungkap Aditya.
Meski demikian, Aditya menyadari bahwa pengakuan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang tidak ringan. Ia menilai langkah Ammar menyampaikan dugaan kekerasan di persidangan berpotensi menimbulkan efek domino yang lebih luas.
Aditya juga mengungkap bahwa ia mendapat pengakuan langsung dari Ammar terkait dugaan kekerasan fisik yang dialami selama pemeriksaan.
“Dia (Ammar Zoni) sempat ngobrol dengan saya, dan bilang ada pemukulan dan kekerasan. Intinya dia dipaksa mengaku mengedarkan narkoba,” kata Aditya.
Baca Juga: Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Puasa 2026, Ramadhan Dimulai 18 Februari
Ammar Zoni Minta CCTV Interogasi Dibuka
Sebelumnya dalam persidangan, Ammar Zoni sempat mempertanyakan perlakuan aparat saat proses interogasi pada 3 Januari 2025. Ia menanyakan langsung kepada saksi dari kepolisian, Arif Rahman, terkait dugaan intimidasi dan kekerasan.
Artikel Terkait
Tiang Monorel Era Lama Akan Dibongkar, Pramono Anung Siap Percantik Rasuna Said dan Senayan
Eddy Soeparno Ingatkan Risiko Krisis Energi, Pemerintah Diminta Siaga Hadapi Gejolak Minyak Dunia
BTS Siap Kembali ke Panggung Dunia, Album Baru dan Tur Global Dijadwalkan Rilis Maret 2026
Siap-siap! Ariana Grande Bakal Kembali ke Panggung Dunia Lewat 'Eternal Sunshine Tour' 2026
Mudik Lebaran Lebih Fleksibel, Kemenhub Kaji Skema Work From Anywhere untuk ASN dan BUMN
Memiliki Desain Eksklusif, BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Beragam Premium Benefits