Mudik Lebaran Lebih Fleksibel, Kemenhub Kaji Skema Work From Anywhere untuk ASN dan BUMN

Photo Author
- Selasa, 6 Januari 2026 | 08:48 WIB
Ilustrasi Work From Anywhere (WFA) (Foto : Dok/The Hill)
Ilustrasi Work From Anywhere (WFA) (Foto : Dok/The Hill)

INSIBERNEWS - Kementerian Perhubungan tengah mengkaji kemungkinan penerapan kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Skema tersebut dipertimbangkan sebagai salah satu strategi untuk mengendalikan lonjakan pergerakan masyarakat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, WFA dinilai dapat membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas yang biasanya memuncak menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan fleksibilitas bekerja, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk berangkat ke kampung halaman.

Baca Juga: Siap-siap! Ariana Grande Bakal Kembali ke Panggung Dunia Lewat 'Eternal Sunshine Tour' 2026

Menurut Dudy, pengalaman penerapan kebijakan serupa pada periode sebelumnya menunjukkan hasil yang cukup positif. Pola perjalanan menjadi lebih tersebar sehingga tidak seluruh pemudik berangkat dalam waktu yang bersamaan.

“WFA itu adalah salah satu upaya kita untuk mengatur atau mengurai apabila terjadi kepadatan,” ujar Dudy saat ditemui di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Namun demikian, Dudy menegaskan kebijakan ini belum diputuskan secara final. Kemenhub masih akan melakukan kajian dan survei pergerakan orang untuk memetakan potensi kepadatan di berbagai moda transportasi dan jalur utama mudik.

Baca Juga: BTS Siap Kembali ke Panggung Dunia, Album Baru dan Tur Global Dijadwalkan Rilis Maret 2026

“Dan itu akan kita lakukan setelah kita melakukan survei pergerakan orang,” lanjutnya.

Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan apakah WFA perlu diterapkan secara luas, terbatas, atau tidak diterapkan sama sekali. Kemenhub juga akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait sebelum mengambil keputusan.

Selain WFA, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah lain untuk menghadapi musim mudik, mulai dari pengaturan rekayasa lalu lintas, penambahan armada transportasi umum, hingga optimalisasi pelayanan di pelabuhan, bandara, dan terminal.

Baca Juga: Gaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Ringankan Beban Pekerja Padat Karya di 2026

Dengan berbagai opsi kebijakan tersebut, Kemenhub berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat tanpa menimbulkan kepadatan ekstrem di titik-titik krusial.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X