INSIBERNEWS - Jagatsraya media sosial mendadak dihebohkan oleh keputusan sepihak yang diambil manajemen Ruangguru terkait keberlangsungan salah satu kontestan unggulan mereka.
Kompetisi adu kecerdasan paling bergengsi, Clash of Champions Season 3 (COC S3), diterpa isu miring setelah seorang peserta berinisial G didepak secara tidak hormat dari panggung perlombaan meskipun dirinya sudah berhasil mengamankan posisi di babak Top 64.
Langkah tegas pembatalan hak kepesertaan ini memicu kehebohan luar biasa lantaran sang taruna kedinasan tersebut diterpa rumor hitam mengenai dugaan keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual di luar kompetisi.
Narasi liar mengenai tabiat buruk sang mahasiswa langsung menggelinding bak bola salju di linimasa setelah beberapa akun komunitas mulai berani mengungkap sisi gelap masa lalunya ke hadapan publik.
Baca Juga: Kasus Korupsi Batu Bara PLTU Naik Penyidikan, Polisi Usut Dugaan TPPU dan Kerugian Rp5 Triliun
"G, peserta sekolah kedinasan ternama ini didiskualifikasi dari COC S3 setelah diduga menjadi pelaku pelecehan," bunyi kutipan tajam yang diunggah oleh akun Instagram @vocazine, Rabu (8/7/2026).
Hingga saat ini, baik pihak Ruangguru selaku promotor utama maupun oknum mahasiswa yang bersangkutan belum melayangkan draf klarifikasi resmi guna membenarkan atau membantah secara gamblang motif pelecehan seksual yang ramai dituduhkan netizen tersebut.
Kepastian mengenai pencoretan nama G sendiri awalnya disiarkan secara kelembagaan melalui saluran komunikasi tertutup berbasis komunitas WhatsApp resmi milik promotor pada Selasa (7/7/2026) malam.
Pihak manajemen menegaskan bahwa tim kurator mereka telah melakukan serangkaian proses verifikasi administrasi mendalam pasca-menerima gelombang aduan dari masyarakat mengenai rekam jejak buruk sang kontestan.
Baca Juga: Bikin Kaget! ASN Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi hingga Rp800 Juta Setahun
"Berdasarkan proses tersebut, Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan selama proses seleksi dan administrasi peserta, serta adanya keterangan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi," tulis manajemen Ruangguru menjelaskan adanya ketidakjujuran informasi yang fatal saat fase wawancara awal.
Taruna angkatan 2023 yang menempuh studi jurusan Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) tersebut kini harus mengubur mimpinya sebagai ikon pemuda genius nasional.
"Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Clash of Champions. Oleh karena itu, Ruangguru mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, dan atau fasilitas peserta yang bersangkutan sebagai peserta," tegas penyelenggara tanpa kompromi.
Dampak dari sanksi etik tingkat berat ini juga membuat tim editor visual Ruangguru mengambil tindakan ekstrem dengan memotong dan menghapus seluruh cuplikan wajah serta interaksi verbal milik G dari setiap episode penayangan COC S3 demi menjaga muruah program dari pengaruh citra negatif pelaku.***
Artikel Selanjutnya
Satgas Haji Bongkar Dugaan Penipuan Travel, Kerugian Jemaah Tembus Rp116,7 Miliar
Editor: Cristina Jeany Malonda
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Satgas Haji Bongkar Dugaan Penipuan Travel, Kerugian Jemaah Tembus Rp116,7 Miliar
Bikin Kaget! ASN Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi hingga Rp800 Juta Setahun
Arab Saudi Diskon Harga Minyak, Persaingan Pasar Asia Makin Memanas
Usut Misteri Kematian Dokter Adrian Rantung, Kemenkes Bekukan Sementara PPDS Anestesi Unsrat di RSUP Kandou
Kasus Korupsi Batu Bara PLTU Naik Penyidikan, Polisi Usut Dugaan TPPU dan Kerugian Rp5 Triliun