Kisah di Balik Tradisi Adat Kuliner Nasi Tumpeng dan Nasi Kuning, Bukan Sekadar Simbol dan Warna

Photo Author
- Senin, 5 Agustus 2024 | 17:05 WIB
Sajian Nasi Kuning Tumpeng yang miliki kisah di balik simbol dan warna (Ingeu Widyatari Heriana)
Sajian Nasi Kuning Tumpeng yang miliki kisah di balik simbol dan warna (Ingeu Widyatari Heriana)

Nasi Tumpeng Gunung sebagai Metafora Kehidupan

Simbol

Gunung Meru: Bentuk tumpeng yang menyerupai gunung diyakini sebagai representasi dari Gunung Meru, gunung suci dalam kepercayaan Hindu.

Kesempurnaan: Bentuk kerucut yang sempurna melambangkan kesempurnaan dan cita-cita yang tinggi.

Perjalanan Hidup: Nasi tumpeng dianggap sebagai metafora perjalanan hidup manusia, dari bawah ke atas, menuju kesempurnaan.

Sejarah

Nasi tumpeng dipercaya telah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara.

Bentuknya yang menyerupai gunung dan tata letak lauk pauknya yang simetris menunjukkan pengaruh kuat kepercayaan Hindu-Buddha.

Baca Juga: Keunikan Nasi Tutug Oncom, Jadi Sumber Pangan Nikmat dan Penelitian Ilmuwan Hebat

Kisah

Kisah Gunung Meru: Dalam mitologi Hindu, Gunung Meru adalah pusat alam semesta.

Manusia berusaha untuk mencapai puncak gunung ini sebagai simbol pencapaian spiritual tertinggi.

Kisah Persembahan: Nasi tumpeng seringkali disajikan sebagai persembahan kepada para dewa atau leluhur sebagai bentuk penghormatan dan permohonan berkah.

Filosofi Nasi Tumpeng

Kesatuan: Berbagai macam lauk pauk yang ditata di sekitar nasi tumpeng melambangkan keberagaman dan kesatuan dalam kehidupan.

Halaman:

Editor: Ingeu Widyatari Heriana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X