Motor Terasa Seret dan Kaku? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 18 September 2025 | 17:05 WIB
Ilustrasi - Setang motor seret dan kaku (Foto : Dok/PT Daya Adicipta Motora)
Ilustrasi - Setang motor seret dan kaku (Foto : Dok/PT Daya Adicipta Motora)

INSIBERNEWS - Banyak pengendara motor sering mengeluh kendaraannya terasa seret, kaku, bahkan tidak nyaman saat dipakai. Kondisi ini jelas mengganggu, apalagi jika motor digunakan setiap hari untuk aktivitas kerja atau perjalanan jauh. Kalau dibiarkan, bukan cuma bikin pegal, tapi juga bisa memperparah kerusakan komponen motor.

Salah satu penyebab utama motor terasa seret adalah rantai yang kering atau kendur. Rantai yang tidak terlumasi dengan baik akan menimbulkan gesekan berlebih sehingga tarikan motor terasa berat. Begitu juga kalau rantai terlalu kendur, tenaga mesin tidak tersalurkan dengan maksimal.

Baca Juga: Valentino Rossi Siap Panaskan Jakarta Jelang MotoGP Mandalika 2025

Selain rantai, kondisi rem juga bisa jadi biang kerok. Rem yang terlalu mencengkeram, kampas aus, atau master rem bermasalah bisa membuat roda seperti tertahan.

Efeknya, motor terasa kaku saat melaju, seakan ada beban yang ditarik. Hal ini bukan cuma bikin motor berat, tapi juga berbahaya jika dibiarkan.

Ban juga tidak kalah penting untuk dicek. Ban yang kekurangan angin akan membuat laju motor terasa berat dan seret. Tekanan angin yang tidak sesuai standar pabrikan bisa mengganggu kenyamanan sekaligus memperpendek umur ban. Jadi, jangan remehkan kebiasaan mengecek tekanan ban sebelum berkendara.

Baca Juga: Bella Hadid Bikin Fans Cemas, Tampil di RS dengan Infus dan Alat Bantu Pernapasan, Sakit Apa?

Masalah lain yang sering tidak disadari adalah bearing roda yang sudah aus. Bearing yang rusak atau kering pelumas akan mengeluarkan bunyi aneh sekaligus membuat roda berputar tidak mulus. Efeknya, motor jadi terasa kaku, terutama saat melibas jalan lurus dengan kecepatan rendah maupun tinggi.

Selain itu, bagian shockbreaker juga bisa memengaruhi. Shockbreaker yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik akan membuat motor terasa kaku saat dikendarai.

Getaran jalan tidak terserap maksimal, membuat pengendara merasa motor seret dan tidak nyaman dipakai dalam jangka lama.

Baca Juga: Kejagung Sita 7 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat MA di Kasus TPPU

Untuk mengatasi motor yang seret dan kaku, kuncinya ada pada perawatan rutin. Mulai dari rajin melumasi rantai, mengecek kampas rem, mengontrol tekanan ban, hingga melakukan servis berkala di bengkel resmi.

Perawatan sederhana ini bisa mencegah kerusakan lebih parah dan tentu membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.

Baca Juga: Aset Wali Kota Prabumulih Jadi Sorotan, KPK Cek Kejanggalan di LHKPN

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X