INSIBERNEWS - Membeli mobil listrik bekas bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus keluar biaya sebesar membeli unit baru. Namun, sama seperti beli mobil konvensional, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan supaya tidak menyesal di kemudian hari.
Baca Juga: Penjualan Honda Naik, Hybrid Jadi Bintang Baru di Pasar Indonesia
Hal pertama yang harus dicek tentu saja kondisi baterai. Baterai adalah “nyawa” mobil listrik dan harganya bisa mencapai 40% dari total harga mobil.
Pastikan kamu tahu berapa kapasitas baterai yang tersisa, berapa lama waktu pengisian, serta apakah ada riwayat penurunan performa. Biasanya, mobil listrik modern sudah punya fitur untuk memantau kesehatan baterai.
Selain baterai, periksa juga riwayat servis kendaraan. Mobil listrik memang punya komponen lebih sedikit dibanding mobil berbahan bakar bensin, tapi bukan berarti bebas perawatan.
Cek catatan servis resmi untuk memastikan mobil dirawat sesuai standar pabrikan, terutama terkait sistem kelistrikan dan perangkat lunak.
Baca Juga: KPU Putar Balik Aturan, Dokumen Capres-Cawapres Kembali Bisa Diakses Publik
Jangan lupa cek kondisi charger dan kabel bawaan. Aksesori ini penting karena tanpa charger bawaan, kamu bisa keluar biaya tambahan cukup besar. Pastikan charger berfungsi dengan baik dan sesuai dengan standar pengisian di rumah maupun stasiun pengisian umum.
Hal lain yang tak kalah penting adalah mengecek software kendaraan. Mobil listrik biasanya dilengkapi dengan sistem operasi yang rutin diperbarui.
Jika software mobil lama tidak di-update, bisa memengaruhi performa, keamanan, hingga fitur konektivitas. Jadi pastikan unit bekas yang kamu incar mendapat pembaruan resmi dari pabrikan.
Baca Juga: Bekasi Galakkan Edukasi untuk Cegah HIV-AIDS, Warga Diminta Aktif Terlibat
Cek juga ketersediaan garansi. Beberapa mobil listrik menawarkan garansi baterai hingga 8 tahun. Kalau garansi masih berlaku, ini bisa jadi nilai tambah yang sangat menguntungkan. Garansi membuatmu lebih tenang kalau ada kerusakan besar pada baterai atau sistem listrik.
Selain kondisi teknis, pertimbangkan juga infrastruktur di sekitar tempat tinggalmu. Percuma punya mobil listrik kalau akses ke stasiun pengisian umum masih sulit. Jadi sebelum memutuskan beli, pastikan kamu punya opsi pengisian yang memadai, entah di rumah atau di area publik.
Baca Juga: Kabar Gembira! Karyawan Hotel, Restoran, dan Kafe Bebas Pajak Hingga 2026
Artikel Terkait
Erick Thohir Layangkan Protes ke FIFA soal Wasit di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pencinta Matcha Wajib Tahu, Ternyata Banyak Manfaatnya untuk Kecantikan
Trump Klaim Tak Diberitahu Netanyahu soal Serangan Israel ke Qatar
Remaja 16 Tahun Jadi Tersangka Pembunuhan Kekasih di Indekos Ciracas
Menkeu Purbaya Ungkap Bank Bingung Serap Dana Rp200 Triliun: 'Mereka Cuma Sanggup 70T'
Terima Dana Rp55 Triliun, BRI Siap Perkuat Likuiditas Perbankan di Sektor UMKM
Kabar Gembira! Karyawan Hotel, Restoran, dan Kafe Bebas Pajak Hingga 2026
Bekasi Galakkan Edukasi untuk Cegah HIV-AIDS, Warga Diminta Aktif Terlibat
KPU Putar Balik Aturan, Dokumen Capres-Cawapres Kembali Bisa Diakses Publik
Penjualan Honda Naik, Hybrid Jadi Bintang Baru di Pasar Indonesia