Meski belum siap dijual secara massal, XPeng menegaskan bahwa pengembangan kendaraan ini terus berjalan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, regulasi penerbangan, serta kebutuhan infrastruktur.
Mereka berharap dalam waktu dekat, kendaraan seperti XPeng X2 bisa digunakan sebagai moda transportasi alternatif untuk menghindari kemacetan di kota-kota besar.
Kehadiran mobil terbang di pameran GIIAS 2025 juga menjadi simbol bahwa arah perkembangan dunia otomotif tidak hanya soal inovasi di jalan raya, tapi juga melibatkan udara sebagai ruang baru untuk mobilitas manusia. Bukan tidak mungkin, di masa depan kita tak hanya berbicara tentang mobil listrik, tapi juga kendaraan udara pribadi.
GIIAS 2025 bukan sekadar pameran mobil, melainkan jendela untuk melihat seberapa cepat teknologi transportasi berkembang. Dan XPeng X2, dengan segala kecanggihan dan keunikannya, menjadi bukti bahwa masa depan bisa saja datang lebih cepat dari yang kita bayangkan.
Artikel Terkait
GIIAS 2025 Resmi Dibuka: Mobil Listrik, Merek Baru, dan Inovasi Ramah Lingkungan Warnai Panggung Otomotif
Ruben Onsu Ungkap Betrand Peto jadi Orang Pertama yang Ngasih Selamat Idul Fitri Usai Mualaf
Miris! Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Dunia di Jalur Gunung Slamet, Jenazah Sudah Dievakuasi SAR Cilacap
PM Malaysia–Prabowo Bakal Duduk Bareng di Jakarta, Siap Kawal ASEAN dan Pererat Kerja Sama Tetangga Dekat
Melepas Mutiara Annisa Baswedan ke Amerika Untuk Lanjutkan Pendidikan, Anies Baswedan Tulis Pesan Harmonis Bikin Iri Publik
Yan An PENTAGON Umumkan Hiatus karena Tumor Otak, Operasi Dijadwalkan Akhir Agustus
Viral Cerita Suami Kuli Bangunan Berjuang Kuliahkan Istri Sampai Jadi PNS, Kini Sang Istri Ceraikan Suami Karena Merasa Tak Level Dengan Suami
Tas Misterius Milik Arya Daru Ditemukan di Rooftop Gedung Kemlu, Apa Isinya?
Bus Persib Alami Kecelakaan di Bangkok, Pemain Selamat dan Sudah Pulang ke Indonesia
Misteri Kematian Arya Daru Hampir Terkuak, Hasil Forensik dan Siber Siap Diumumkan Hari ini