Sehingga di sejumlah tempat terjadi antrean panjang untuk bisa mendapatkan gas LPG.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (4/2/2025), pihak kepolisian mengklaim bahwa meninggalnya korban bukan saat mengantre pembelian gas LPG.
Baca Juga: Filipina Umumkan Keadaan Darurat Pangan untuk Menanggulangi Kenaikan Harga Beras
Tetapi korban meninggal ketika dibawa keluarganya ke rumah sakit.
Keterangan ini disampaikan oleh Kapolsek Pamulang, Kompol Widya Agustiono.
“Jadi tidak betul meninggal di antrean. Kedua, meninggalnya pun di rumah sakit bukan di tempat yang diviralkan seperti itu, tidak ada,” ungkap Kompol Widya Agustiono.***