Berdasarkan pengamatan sepintas di lokasi, petugas mendeteksi adanya sejumlah bekas luka tusukan akibat senjata tajam pada tubuh korban, namun kepolisian masih enggan berspekulasi lebih jauh dan memilih menunggu hasil autopsi menyeluruh dari Rumah Sakit Bhayangkara demi mendapatkan akurasi penyebab kematian medis.
Pihak berwajib juga memastikan bahwa sejumlah barang berharga serta perhiasan yang melekat di tubuh korban ditemukan masih dalam kondisi utuh tanpa ada tanda-tanda penjarahan, yang mengaburkan motif perampokan murni.
Hingga saat ini, korps baju cokelat Polsek Sawahan masih terus melakukan penyelidikan intensif, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa para saksi demi memburu pelaku di balik tragedi berdarah ini.(*)