Militer Israel mengklaim telah menghantam lebih dari 40 titik infrastruktur Hizbullah sepanjang akhir pekan. Di sisi lain, Hizbullah menyatakan pihaknya melakukan serangan terhadap buldoser militer Israel di kawasan Deir Siryan, Lebanon selatan.
Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan
Ketegangan di kawasan Selat Hormuz juga semakin meningkat setelah sebuah kapal pengangkut barang dilaporkan terkena proyektil misterius di dekat perairan Qatar.
United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut insiden itu terjadi sekitar 43 kilometer timur laut Doha.
Di saat bersamaan, sebuah kapal tanker LNG milik Qatar dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz menuju Pakistan. Pelayaran tersebut menjadi transit pertama kapal LNG Qatar sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari lalu.
Baca Juga: UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz
Laporan Reuters menyebut Inggris dan Prancis kini tengah menyiapkan misi keamanan maritim baru untuk melindungi jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) juga mengklaim telah menggagalkan puluhan kapal komersial memasuki pelabuhan Iran sejak pertengah
Memanasnya situasi di Selat Hormuz kembali menimbulkan kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dunia.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui hampir seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.
Baca Juga: Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Sebut Risiko Rendah
Gangguan di kawasan itu berpotensi memicu lonjakan harga energi internasional sekaligus memperburuk kondisi ekonomi global yang masih rentan akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. ***