news

Baku Tembak di Dogiyai Papua Tengah, Satu Anggota KKB Tewas Ditembak Brimob

Minggu, 10 Mei 2026 | 16:39 WIB
Foto Ilustrasi Senjata Pistol (Image by rawpixel.com on Freepik)

INSIBERNEWS - Situasi memanas terjadi di wilayah Kabupaten Dogiyai pada Minggu (10/5/2026). Dalam insiden baku tembak, seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan tewas.

Peristiwa tersebut melibatkan personel Brimob dan Polres Dogiyai di Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai.

Diungkapkan oleh Kapolres Denis Arya Putra, bahwa operasi penegakan hukum dilakukan sebagai respons atas meningkatnya gangguan keamanan di jalur Trans Nabire-Enarotali dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Iran Buka Suara Soal Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Cedera hingga Kehilangan Istri

Gangguan keamanan tersebut meliputi aksi penembakan terhadap kendaraan milik warga sipil hingga perusakan mobil oleh orang tak dikenal (OTK) yang meresahkan masyarakat setempat.

Menyikapi situasi itu, personel BKO Brimob Resimen III yang tengah melakukan patroli rutin langsung melakukan penyisiran di kawasan Kali Kasuari dan Kampung Idadagi.

Saat patroli berlangsung, aparat disebut mendapat serangan tembakan dari kelompok bersenjata di wilayah Kampung Idadagi. Aparat kemudian membalas serangan tersebut dengan tindakan tegas dan terukur hingga melumpuhkan satu orang yang diduga anggota KKB.

Baca Juga: Terjadi Lagi, Keracunan MBG di Pulogebang Buat 252 Siswa SD Jalani Perawatan di Sejumlah Faskes

“Karena mendapat tembakan dari kelompok bersenjata maka anggota kita melakukan tindakan tegas dan terukur dan melumpuhkan pelaku,” ujar AKBP Denis saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Identitas Anggota KKB yang Tewas

Menurut keterangan polisi, pria yang tewas dalam baku tembak tersebut diduga merupakan anggota TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda bernama Napison Tebai.

Dalam operasi itu, aparat keamanan juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti yang ditemukan di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, tiga parang, satu kapak, busur panah beserta anak panah, telepon genggam, hingga tas noken.

Baca Juga: UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz

Tak hanya itu, polisi turut menemukan dua buku yang berisi data organisasi TPNPB Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda serta dokumen terkait TPNPB-OPM dan KNPB.

“Kita memastikan bahwa yang tewas ditembak adalah anggota KKB, karena dari tangannya ditemukan senjata api, amunisi, dan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata,” tegas Denis.

Halaman:

Tags

Terkini