news

Menkeu Nilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Angin Segar Pasar: 'Saya Malah Untung Kalau Dia Mundur'

Jumat, 30 Januari 2026 | 15:16 WIB
Menteri Keuangan RI - Purbaya Yudhi Sadewa (Foto : Net)

INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak membawa dampak negatif bagi kondisi fiskal maupun perekonomian nasional. Menurutnya, langkah tersebut justru menjadi sinyal positif bagi pasar.

Purbaya menilai, dari sisi pemerintah, tidak ada kerugian yang ditimbulkan akibat mundurnya pucuk pimpinan BEI tersebut. Bahkan, ia menyebut keputusan itu tidak membebani keuangan negara sama sekali.

Baca Juga: Kasus Kuota Haji Masuk Babak Serius, KPK Pastikan Tersangka Segera Dibawa ke Pengadilan

“Nggak ada dampaknya. Saya malah untung kalau dia mundur, bukan saya yang bayar gajinya. Ke fiskal juga nggak ada dampak apa-apa,” kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Lebih jauh, Purbaya menilai pengunduran diri Dirut BEI merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap gejolak pasar, khususnya setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan tajam. Menurutnya, kecepatan mengambil langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Baca Juga: Penentuan Awal Puasa 1447 H, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari 2026

“Ini justru sinyal yang positif. Artinya, pemerintah menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah di pasar modal,” ujarnya.

Ia meyakini, investor akan melihat bahwa pemerintah tidak tinggal diam saat pasar bergejolak. Respons cepat dan tegas tersebut dinilai dapat mengurangi keraguan pelaku pasar yang sebelumnya memilih bersikap menunggu.

“Investor di pasar modal maupun di sektor riil bisa melihat bahwa masalah di-handle dengan sungguh-sungguh. Yang tadinya ragu, mestinya ke depan jadi lebih yakin,” tutur Purbaya.

Baca Juga: Penentuan Awal Puasa 1447 H, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari 2026

Dengan meningkatnya rasa percaya tersebut, Purbaya optimistis arus investasi akan kembali menguat. Tidak hanya di pasar saham, tetapi juga ke sektor riil dan investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI).

“Harapannya, mereka kembali masuk, baik ke pasar modal maupun ke sektor riil. Termasuk FDI,” katanya dengan nada optimistis.

Purbaya kembali menekankan bahwa bagi pelaku pasar yang memahami dinamika bursa, situasi ini justru membuka peluang. Menurutnya, koreksi pasar yang disertai langkah perbaikan struktural sering kali menjadi momentum investasi.

Baca Juga: Tragis! Kebakaran di Jagakarsa, Satu Lansia Meninggal Dunia, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini