INSIBERNEWS - Peristiwa perampokan dengan kekerasan mengguncang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, 29 Januari 2026. Seorang anak berusia enam tahun berinisial AO meregang nyawa, sementara sang ibu mengalami luka berat dan kini dirawat intensif di rumah sakit.
Korban anak ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya dengan kondisi bersimbah darah. Dugaan kuat, AO menjadi korban kekerasan senjata tajam yang digunakan pelaku saat beraksi di dalam rumah.
Baca Juga: Muhammadiyah Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Sejalan dengan Semangat Reformasi
Aksi kejahatan tersebut terjadi di kediaman Purwanto (38), warga Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede. Perampokan berlangsung pada siang hari, sekitar pukul 15.30 WIB, ketika situasi lingkungan relatif ramai dan sebagian warga masih beraktivitas.
Dalam kejadian itu, istri Purwanto berinisial D (33) mengalami luka serius akibat serangan pelaku. Ia segera dievakuasi ke RSUD Simo, Boyolali, untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisinya dilaporkan kritis namun masih bertahan.
Kepala Desa Pengkol, Suripno, mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari laporan ketua RT setempat. Mendapat kabar itu, ia langsung menuju lokasi dan mendapati warga sudah berkumpul di sekitar rumah korban.
Baca Juga: Tragis! Kebakaran di Jagakarsa, Satu Lansia Meninggal Dunia, Kerugian Tembus Rp1 Miliar
“Waktu saya sampai, anaknya sudah meninggal di tempat. Ibunya dalam kondisi parah dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Suripno.
Ia menjelaskan, saat kejadian D berada di rumah bersama kedua anaknya. Suaminya, Purwanto, diketahui tengah bekerja di Singkawang, Kalimantan. Anak pertama keluarga tersebut masih berada di sekolah ketika peristiwa tragis itu terjadi.
Menurut keterangan warga, keluarga korban dikenal tertutup namun ramah dan tidak memiliki masalah dengan lingkungan sekitar. Peristiwa ini pun meninggalkan duka mendalam sekaligus rasa trauma bagi warga Desa Pengkol.
Baca Juga: Geram Sawahnya Dijadikan Tempat Sampah, Warga Gantiwarno Klaten Pilih Angkat Sampah ke Jalan Raya
Kapolsek Karanggede Boyolali, AKP S Widodo, mengatakan polisi langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Garis polisi dipasang di lokasi kejadian dan petugas melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap identitas serta motif pelaku.
“TKP sudah kami amankan dan proses penyelidikan terus berjalan. Kami masih mendalami kronologi serta memburu pelaku,” kata AKP Widodo.***
Artikel Terkait
Kajian PVMBG Ungkap Penyebab Longsor Besar di Cisarua Bandung Barat, Ini Penjelasannya
KPK Panggil Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024
Sempat Picu Kepanikan, Sirine Banjir di Bekasi Kini Diubah Jadi Pesan Waspada
Diduga Emosi saat Ditegur, Pengemudi Mobil Ludahi Pemotor di Bekasi dan Bikin Warganet Murka
Dua Bulan Pascabanjir Aceh Timur, Anak-anak di Pante Bidari Masih Belum Kembali Mengaji
Geram Sawahnya Dijadikan Tempat Sampah, Warga Gantiwarno Klaten Pilih Angkat Sampah ke Jalan Raya
Black Box ATR 42-500 Berhasil Diunduh, KNKT Mulai Telusuri Detik-detik Penyebab Kecelakaan
Rose BLACKPINK Siap Tampil di Grammy 2026, Lagu Kolaborasi dengan Bruno Mars Borong Nominasi Bergengsi
Tragis! Kebakaran di Jagakarsa, Satu Lansia Meninggal Dunia, Kerugian Tembus Rp1 Miliar
Muhammadiyah Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Sejalan dengan Semangat Reformasi