Modal tersebut, kata Oleh, harus ditampilkan secara aktif dalam forum internasional agar Indonesia tidak hanya menjadi objek penilaian, tetapi juga aktor yang menentukan arah kebijakan HAM dunia.
Dengan dukungan politik yang solid dan diplomasi yang tepat, Oleh Soleh optimistis Indonesia mampu menjalankan peran sebagai Presiden Dewan HAM PBB secara kredibel dan konstruktif, sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika global.***