Tindak Tegas Aksi Bullying, Universitas Nasional Jeonbuk Gugurkan 18 Pendaftar karena Riwayat Kekerasan Sekolah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 28 Desember 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi Aksi Bullying. (Istimewa )
Ilustrasi Aksi Bullying. (Istimewa )

INSIBERNEWS - Universitas Nasional Jeonbuk di Korea Selatan mengumumkan bahwa sebanyak 18 pendaftar jalur seleksi awal tahun ini dinyatakan tidak lolos akibat memiliki catatan kekerasan sekolah tingkat 4 hingga 8.

Informasi tersebut disampaikan pada 27 Desember sebagai bagian dari hasil evaluasi penerimaan mahasiswa baru.

Berdasarkan data universitas, 9 pendaftar berasal dari jalur seleksi nilai rapor dan praktik/keahlian, sementara 9 lainnya mendaftar melalui jalur seleksi komprehensif berbasis rapor.

Baca Juga: Viral Isu Inisial S, Safa Marwah Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan Ridwan Kamil

Seluruhnya gagal lolos seleksi karena dikenai pengurangan nilai akademik yang berkaitan dengan rekam jejak pelanggaran kekerasan di lingkungan sekolah.

Kebijakan ini sejalan dengan langkah tegas pemerintah Korea Selatan. Pada Februari 2023, Kementerian Pendidikan Korea merilis “Rencana Komprehensif Pemberantasan Kekerasan Sekolah”, yang mewajibkan pencantuman riwayat kekerasan sekolah dalam proses seleksi masuk universitas. Aturan tersebut akan diterapkan secara penuh pada jalur seleksi awal maupun reguler mulai tahun ajaran 2026.

Kepala Divisi Penerimaan Mahasiswa Universitas Nasional Jeonbuk, Ahn Jeong Yong, menegaskan bahwa pihak kampus tidak memberikan toleransi terhadap kekerasan sekolah.

Baca Juga: Hidup Gelap Gulita, Sebulan Pascabanjir Warga Babo Aceh Tamiang Masih Krisis Listrik dan Kekurangan Logistik

Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan harus menjadi pertimbangan serius dalam penerimaan mahasiswa baru.

"Ke depannya, kami akan terus memverifikasi dan mengelola secara menyeluruh catatan tindakan kekerasan sekolah demi membangun budaya penerimaan mahasiswa yang adil dan bertanggung jawab,"ujar Ahn Jeong Yong.

Langkah Universitas Nasional Jeonbuk ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap upaya nasional dalam mencegah kekerasan sekolah sekaligus membangun lingkungan pendidikan tinggi yang aman dan beretika.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X