Modal tersebut, kata Oleh, harus ditampilkan secara aktif dalam forum internasional agar Indonesia tidak hanya menjadi objek penilaian, tetapi juga aktor yang menentukan arah kebijakan HAM dunia.
Dengan dukungan politik yang solid dan diplomasi yang tepat, Oleh Soleh optimistis Indonesia mampu menjalankan peran sebagai Presiden Dewan HAM PBB secara kredibel dan konstruktif, sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika global.***
Artikel Terkait
Jalan Licin Bersalju Picu Tabrakan Beruntun di Jepang, Dua Tewas dan Puluhan Luka
Meski Minim Penerangan, Upaya Pembersihan Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terus Dilakukan
Wanti-wanti Ancaman Kesehatan, Mantan Ketum PB IDI: Posko Kesehatan Krusial Cegah Penyakit Pascabanjir di Pengungsian
Sama-sama Dikaitkan dengan Ridwan Kamil, Interaksi Aura Kasih dan Lisa Mariana di Instagram Tuai Sorotan Publik
Viral Isu Inisial S, Safa Marwah Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan Ridwan Kamil
Tindak Tegas Aksi Bullying, Universitas Nasional Jeonbuk Gugurkan 18 Pendaftar karena Riwayat Kekerasan Sekolah
Akses ke Takengon Putus Akibat Longsor, Warga Berjuang Jalan Kaki 5 Jam ke Bener Meriah Dapatkan Logistik Murah
UMKM Binaan BRI, La Suntu Tastio Berhasil Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun
Desa Pasir Masih Terisolasi, Perjuangan Relawan Melawan Arus Sungai Kirim Logistik ke Wilayah Gayo Lues
Angin Barat Ngamuk! Kapal Pinisi Wisata Sharandy of The Seas Tenggelam di Pelabuhan Serangan-Bali