Baca Juga: Banjir dan Longsor di Sumatera Telan 1.068 Korban Jiwa, 27 Daerah Masih Tanggap Darurat
Rangkaian video ini memantik respons emosional dari warganet. Banyak yang mengaku tersentuh melihat bagaimana Al-Quran dan perlengkapan ibadah menjadi kebutuhan utama di tengah situasi darurat, bahkan mengalahkan kebutuhan materi lainnya.
“Masya Allah, Al-Qurannya sampai dicium dan dipeluk,” tulis salah satu warganet.
“Binar bahagia kelihatan jelas dari mata ibu itu,” komentar warganet lainnya.
Kisah para pengungsi Aceh ini menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, bantuan yang dibutuhkan tak selalu soal makanan dan uang. Bagi sebagian orang, ketenangan batin dan sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan justru menjadi kekuatan utama untuk bertahan dan bangkit kembali.***