Baca Juga: Prabowo Canangkan 2.000 Desa Nelayan dan Cetak Sawah Baru, Target Sejahterakan Jutaan Warga
Komoditas turut terpengaruh. Harga emas bertahan di dekat rekor, yakni US$ 3.764 per troi ons, didorong ketidakpastian global.
Sebaliknya, harga minyak melemah setelah pipa Kurdistan–Turki kembali beroperasi.
Brent turun 0,8% ke US$ 69,57 per barel, sedangkan minyak mentah AS terkoreksi 0,9% ke US$ 65,14 per barel.
Baca Juga: Janji Patrick Kluivert: Siap Bikin Tato Jika Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2026
Secara historis, kuartal IV biasanya menjadi periode positif untuk saham global. Namun, ketidakpastian politik AS kali ini menambah lapisan risiko baru.
Investor masih menunggu hasil perundingan di Kongres serta sinyal kebijakan moneter dari The Fed.