“Fokus kami tetap pada pengembangan infrastruktur digital untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Meski saat ini beban meningkat, kami percaya investasi ini akan membawa hasil positif pada jangka menengah hingga panjang,” demikian disampaikan pihak manajemen EXCL.
Baca Juga: Kemacetan Jabodetabek Bikin Rugi Rp100 Triliun, Rano Karno Minta Warga Beralih ke Transportasi Umum
Meski kondisi keuangan pada semester pertama ini tertekan, sejumlah analis menilai EXCL masih memiliki prospek cerah.
Kebutuhan internet di Indonesia terus bertumbuh, apalagi dengan semakin masifnya transformasi digital di berbagai sektor. Tantangan perusahaan kini adalah menjaga keseimbangan antara ekspansi dan efisiensi agar kerugian yang dialami tidak berlarut-larut.