news

Elon Musk Wanti-wanti AS Terjebak 'Perbudakan Utang' Gegara UU Trump

Minggu, 29 Juni 2025 | 17:17 WIB
Elon Musk waspada AS Terjebak 'Perbudakan Utang' Gegara Trump (Photo : Reuters)

Ia juga menyinggung bahwa keringanan pajak dalam UU ini, termasuk penghapusan insentif untuk kendaraan listrik, berdampak buruk pada bisnisnya di Tesla, yang melaporkan penurunan laba hingga 71% pada kuartal pertama 2025.

Baca Juga: Richard Lee Buka Suara Soal Dugaan Jokowi Alami Stevens Johnson Syndrome

Meski mendapat dukungan dari beberapa senator konservatif seperti Rand Paul dan Mike Lee, yang juga mengkritik kenaikan defisit, pandangan Musk menuai penolakan dari kubu pendukung Trump. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa Presiden Trump tetap yakin UU ini adalah langkah besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Presiden tahu posisi Elon soal UU ini, tapi itu tak mengubah pandangannya. Ini adalah UU yang besar dan indah, dan beliau tetap mendukungnya," ujar Leavitt.

Baca Juga: Segera Diumumkan 2 Juli, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Siap Legalkan Sumur Minyak Rakyat

Sementara itu, Trump menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dari keringanan pajak dan kebijakan tarifnya akan mengimbangi lonjakan defisit, meski para ekonom seperti Ernie Tedeschi dari Yale University meragukan klaim tersebut, menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi saja tak cukup untuk menstabilkan utang.

Halaman:

Tags

Terkini