“Jangan buru-buru, selalu cek kanan-kiri, dan pastikan tidak ada kereta yang mendekat. Keselamatan harus jadi prioritas,” tegasnya, seraya mengimbau warga untuk lebih berhati-hati.
Kecelakaan ini memicu desakan dari warga agar pemerintah daerah dan PT KAI segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keamanan di perlintasan sebidang.
“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, tapi kok tidak ada perbaikan. Harusnya dipasang palang atau petugas jaga,” keluh Siti, warga Tegowanu yang sering melintas di lokasi tersebut.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa tanpa perubahan sistematis, nyawa-nyawa lain masih terancam di rel-rel tanpa pengaman. Keluarga korban kini hanya bisa berharap keadilan dan perhatian serius untuk mencegah duka serupa terulang.