“Jangan buru-buru, selalu cek kanan-kiri, dan pastikan tidak ada kereta yang mendekat. Keselamatan harus jadi prioritas,” tegasnya, seraya mengimbau warga untuk lebih berhati-hati.
Kecelakaan ini memicu desakan dari warga agar pemerintah daerah dan PT KAI segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keamanan di perlintasan sebidang.
“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, tapi kok tidak ada perbaikan. Harusnya dipasang palang atau petugas jaga,” keluh Siti, warga Tegowanu yang sering melintas di lokasi tersebut.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa tanpa perubahan sistematis, nyawa-nyawa lain masih terancam di rel-rel tanpa pengaman. Keluarga korban kini hanya bisa berharap keadilan dan perhatian serius untuk mencegah duka serupa terulang.
Artikel Terkait
Hanya 1 Kali Raih Kekalahan, Ini Perjalanan Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup A
PNS Full Senyum! Ini 4 Tunjangan di Luar Gaji Bulan Juli 2025
Melalui Rumah BUMN, BRI Cetak UMKM Siap Ekspor: Kisah Sukses Baker’s Gram
Isi Telepon Prabowo Subianto dan Trump Diungkap Seskab Teddy, Saling Komitmen Pererat Hubungan Bilateral
Iran Desak PBB Gelar Sidang Darurat Usai Serangan Israel: Negosiasi Nuklir Terancam Batal
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Terdapat Larangan Bawa Pulang Air Zamzam ke Tanah Air
Mobil Dinas Wabup Mamuju Tabrak Lansia hingga Tewas, Diduga Pakai Pelat Palsu
Begini Tanggapan Jokowi Terkait Polemik Tambang Nikel Raja Ampat
Spiritual dan Penuh Makna, Cak Imin Terharu Hadiri Acara Siraman Al Ghazali yang Dibalut Tradisi Jawa
Dewa United Geber Persiapan Piala Presiden 2025, Siap Ukir Prestasi di Panggung Asia