INSIBERNEWS - Pemerintah memastikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang bertanggung jawab.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, termasuk dalam pengelolaan BPI Danantara.
"Presiden sudah menegaskan bahwa perang terhadap korupsi adalah prioritas utama. Danantara akan dikelola dengan standar tinggi, merujuk pada Santiago Principles, sebagaimana lembaga serupa di berbagai negara," ujar Hasan dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan bahwa lembaga ini harus selalu siap diaudit oleh siapa pun, kapan pun, demi menjamin transparansi.
Baca Juga: Daftar Struktur Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Danantara, Siapa Saja?
Untuk memastikan pengawasan yang ketat, pemerintah akan menerapkan sistem kontrol berlapis terhadap BPI Danantara.
Nantinya, akan dibentuk Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, serta Komite Pemantau dan Akuntabilitas yang mekanismenya akan diatur dalam Peraturan Presiden.
Sistem ini bertujuan untuk menjaga agar operasional lembaga tetap berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Baca Juga: 98 Persen Karyawan eFishery Dapat THR dan Pesangon Hari Ini Karena Kena PHK
Selain itu, pemerintah juga ingin melibatkan tokoh-tokoh bangsa dalam menjaga kredibilitas BPI Danantara. Hasan mengungkapkan bahwa figur-figur dengan rekam jejak integritas tinggi akan ditempatkan dalam posisi penasihat lembaga ini.
Bahkan, mantan presiden Indonesia akan diajak untuk ikut serta dalam pengawasan agar Danantara benar-benar dikawal oleh sosok yang memiliki kecintaan besar terhadap negeri ini.
Baca Juga: Akhirnya! Indonesia dan Apple Capai Kesepakatan, iPhone 16 Siap Masuk Pasar Tanah Air
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa BPI Danantara tidak hanya menjadi instrumen investasi negara, tetapi juga sebuah lembaga yang beroperasi dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan standar internasional.