Menu Serangga dan Ulat untuk MBG Jadi Kontroversi, Ahli Gizi Nilai Tidak Etis dan Dapat Merusak Selera Anak

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 28 Januari 2025 | 21:04 WIB
Menu serangga atau ulat di MBG dinilai tidak etis (Alodoc)
Menu serangga atau ulat di MBG dinilai tidak etis (Alodoc)

INSIBERNEWS - Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan bahwa kandungan protein dalam Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa diisi oleh serangga ataupun ulat.

Karena diketahui bahwa serangga maupun ulat memiliki kandungan protein yang cukup tinggi.

Namun ternyata usulan dari BGN mengenai alternatif menu berprotein dengan menggunakan serangga atau ulat tidak mendapatkan respon yang baik.

Baca Juga: Warna dan Makanan Feng Shui ini dipercaya Bisa Membawa Keberuntungan di Tahun 2025, Cek Apakah Kamu Termasuk Orang Yang Beruntung?

Terdapat sejumlah ahli gizi yang mengkritik usulan menu serangga dan ulat.

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (28/1/2025), Ahli gizi Tan Shot Yen menilai bahwa bisa jadi serangga tidak memiliki kandungan protein yang cukup.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan protein anak, maka harus dikonsumsi dalam jumlah yang besar.

Baca Juga: DPR Usul Moge Boleh Masuk Jalan Tol Supaya Pendapatan Negara Bertambah

Dengan demikian maka dikhawatirkan anak akan kehilangan selera makan.

Tidak hanya itu saja, Tan Shot Yen juga menilai bahwa menghidangkan serangga dan ulat dalam menu MBG merupakan tindakan yang tidak etis.

Karena tidak semua anak terbiasa dengan menu makanan berupa serangga ataupun ulat.

Baca Juga: Tegas! Yordania dan Mesir Tolak Usul Donald Trump untuk Pindahkan Warga Gaza, Ini Alasannya

Tan Shot Yen berpikir jika hal ini tetap dilakukan maka sama saja menjadikan anak sebagai proyek uji coba.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X