INSIBERNEWS - Pemerintah menyediakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan komposisi gizi yang seimbang.
Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab dalam menentukan kandungan gizi dalam MBG.
Kandungan gizi dalam MGB perlu diperhatikan demi terwujudnya tujuan dari program ini.
Baca Juga: Donald Trump Putuskan Anak Imigran Tidak Dapat Kewarganegaraan AS
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (25/1/2025), salah satu kandungan yang wajib ada dalam menu MBG adalah protein.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa serangga dan ulat bulu bisa menjadi sumber protein.
“Mungkin saja ada satu daerah suka makan serangga (seperti) belalang, ulat sagu, bisa jadi bagian dari protein,” ungkap Dadan Hindayana.
Baca Juga: Komisi X DPR Minta Usulan Perizinan Tambang untuk Kampus Dikaji Terlebih Dahulu
Menurut Dadan, protein di menu makan MBG setiap daerah bisa berbeda.
Karena menyesuaikan dengan sumber daya alam lokal yang ada dan kesukaan masing-masing daerah.
“Karena kalau di daerah yang banyak telur ya telur lah mungkin mayoritas. Yang banyak ikan, ikan lah yang mayoritas,” ujar Dadan Hindayana.
Baca Juga: DPR Ungkap Alasan di Balik Usul Perizinan Kelola Tambang untuk Kampus
Serangga dan ulat kini memang bisa sebagai alternatif sumber protein yang bergizi dan ramah lingkungan.
Artikel Terkait
DPD RI Beri Saran Soal MBG: Pakai Uang Koruptor untuk Program Makan Bergizi Gratis
Mengejutkan! Siswa SD Sukoharjo Keracunan Setelah Makan Menu MBG, Apa Penyebabnya? Begini Penjelasan Pihak Sekolah dan Puskesmas
Pemerintah Alihkan Anggaran Infrastruktur ke Program Prioritas Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Apa Dampaknya?
Istana Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi Menu MBG Akibat Ada 40 Siswa di SDN Sukoharjo Keracunan
CELIOS Kritisi Program MBG, Nilai Tidak Mendorong UMKM Karena Ada Kerugian Besar