INSIBERNEWS - eFishery merupakan startup asal Indonesia yang merupakan perusahaan akuakultur.
eFishery dibanggakan oleh Indonesia karena merupakan perusahaan akuakultur pertama dan terbesar di dunia.
Selain itu, valuasi eFishery mencapai 1 miliar US dolar, seingga eFishery menjadi perusahaan Unicorn.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Nyatakan Serangga dan Ulat Bisa Jadi Sumber Protein di MBG
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (26/1/2025), meski sempat membanggakan Indonesia, kini eFishery justru dinilai memalukan.
Pasalnya, laporan investigasi firma konsultan hukum terkemuka FTI Consulting mengungkap bahwa eFishery telah memalsukan pendapatan nya.
Tidak tanggung-tanggung, pemalsuan pendapatan yang dilakukan oleh eFishery mencapai Rp9,7 triliun.
Baca Juga: Donald Trump Putuskan Anak Imigran Tidak Dapat Kewarganegaraan AS
eFishery menggelembungkan pendapatan hingga 600 US dolar atau setara Rp9,7 triliun selama Januari-September 2024.
Hal tersebut dilakukan oleh eFishery untuk menaikkan valuasi kepada investor.
Dengan dilakukan kecurangan tersebut pendanaan untuk eFishery meroket tajam.
Baca Juga: Momen Penyambutan Resmi Prabowo oleh Presiden dan PM India di Istana Kepresidenan
Pendiri Northstar Group Patrick Waluyo menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh eFishery ada hal yang memalukan.
Artikel Terkait
Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia Disebut MUI Sebagai Upaya Pengusiran
Kemlu RI Tegas Tolak Rencana Donald Trump yang Ingin Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia
Melalui Jaringan Global yang Luas, BRI Perkuat Dukungan Bagi Pekerja Migran Indonesia dengan Solusi Keuangan Inovatif
Usul DPR Mengenai Kampus yang Berhak Kelola Tambang Dinilai Sesat Pikir olah Kausus Indonesia untuk Kebebasan Akademik.
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Mendukung Upaya Pemerintah Tekan Angka Stunting Indonesia dengan Bantuan Cegah Stunting Itu Penting