INSIBERNEWS - Gunung Api di Halmahera Barat, Maluku Utara merupakan gunung berapi aktif.
Saat ini Gunung Ibu dinyatakan dalam status Awas (Level IV) sejak 15 Januari 2025.
Akibat erupsi Gunung Ibu, BNPB telah menerjunkan tim untuk mendampingi pemerintah daerah untuk tangani fenomena alam ini.
Terdapat 6 desa yang perlu dikosongkan karena adanya bahaya dari erupsi Gunung Ibu.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @bnpb_indonesia (17/1/2025), berikut adalah sejarah erupsi Gunung Ibu:
1911
Letusan yang pertama tercatat sejarah terjadi pada Agustus-September 1911. Letusan ini merupakan letusan eksplosif di kawah pusat.
1998
Letusan pada Desember 1998. menghasilkan sumbat lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam.
1999
Letusan pada Januari-Februari 1999. titik letusan berada di tempat di sudut utara-timur laut pada dasar kawah.
2008
Artikel Terkait
Gunung Dukono Maluku Alami Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.300 Meter, Warga Diminta Waspada!
Berlatar Gunung Salju di Swiss, Brisia Jodie Pamer Cincin Usai Dilamar Sang Kekasih Jonathan Alden
Riset Situs Gunung Padang Dilanjutkan: Menyingkap Misteri Peradaban Kuno di Nusantara
Status Gunung Ibu Halmahera Barat Meningkat Jadi Awas, Pemerintah Siapkan Tempat Pengungsian
BNPB Serukan Imbauan Terkait Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat, Apa Saja?