Gas beracun seperti sulfur dioksida dapat mencemari udara, menyebabkan keracunan dan gangguan pada sistem pernapasan.
Banjir lahar juga menjadi ancaman besar ketika hujan deras mengalirkan material vulkanik ke pemukiman di lereng gunung.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @bnpb_indonesia (17/1/2025), pemerintah telah siapkan tempat pengungsian di 2 desa.
Selain itu, pemerintah juga membagikan masker kepada masyarakat sekitar Gunung Ibu.
Sudah tersedia 5 titik pengungsian yang bisa menampung hingga 3.000 warga.***
Artikel Terkait
Ribuan Pengungsi Bertambah di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Korban Jiwa dan Luka Semakin Banyak
Disela-sela Kunker di AS, Prabowo Gelar Vicon Rapat Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi
Gunung Lewotobi Laki-laki Sudah 9 Hari Erupsi, Pemerintah Kabupaten Flores Timur Tetapkan Masa Tanggap Darurat
Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Penerbangan Batal dan Bandara Ditutup
Gunung Dukono Maluku Alami Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.300 Meter, Warga Diminta Waspada!