INSIBERNEWS - Semenjak Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada 4 November 2024, terdapat 102 penerbangan yang dibatalkan.
Penerbangan yang dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki melibatkan penerbangan domestik dan internasional.
Bahkan karena erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, sejumlah bandara di Nusa Tenggara Timur terpaksa ditutup sementara.
Baca Juga: Presiden Prabowo Seharusnya Bersikap Netral Jelang Pilkada? Ternyata Ini Alasannya!
Diantaranya adalah Bandara Komodo (Labuan Bajo), Bajawa, H. Hasan Aroeboesman (Ende), Frans Seda (Maumere), dan Frans Sales Lega (Ruteng).
Diketahui bahwa erupsi gunung berapi dapat menyebabkan gangguan besar pada transportasi udara.
Letusan yang hebat tidak hanya memengaruhi kehidupan masyarakat sekitar, tetapi juga dapat mengancam keselamatan penerbangan.
Baca Juga: Bawaslu Telusuri Dugaan Pelanggaran Video Dukungan Prabowo untuk Ahmad Luthfi
Salah satu dampak langsung erupsi gunung berapi adalah pembatalan penerbangan dan penutupan bandara demi alasan keselamatan.
Gunung berapi yang aktif dapat mengeluarkan abu vulkanik yang sangat berbahaya bagi pesawat terbang.
Abu ini bisa merusak mesin pesawat, menyebabkan kerusakan pada sistem navigasi, dan mengurangi jarak pandang bagi pilot.
Baca Juga: Cara Cerdas Menggunakan Facebook Pro, 10 Fitur yang Meningkatkan Kinerja Bisnismu!
Selain itu, abu vulkanik yang terangkat ke atmosfer dapat mengganggu rute penerbangan yang menghubungkan berbagai negara.
Oleh karena itu, otoritas penerbangan biasanya akan segera menutup bandara yang berada dalam zona dampak erupsi atau berada dalam jangkauan abu vulkanik.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Meletus, 10 Orang Meninggal Tertimpa Batu yang Tembus ke Atap Rumah
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Berikut Catatan Vulkanik Dua Gunung Berapi Kembar yang Legendaris di Flores NTT
Ribuan Pengungsi Bertambah di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Korban Jiwa dan Luka Semakin Banyak
Disela-sela Kunker di AS, Prabowo Gelar Vicon Rapat Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi
Gunung Lewotobi Laki-laki Sudah 9 Hari Erupsi, Pemerintah Kabupaten Flores Timur Tetapkan Masa Tanggap Darurat