Gunung Lewotobi Laki-laki Sudah 9 Hari Erupsi, Pemerintah Kabupaten Flores Timur Tetapkan Masa Tanggap Darurat

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Kamis, 14 November 2024 | 22:29 WIB
Masa tanggap darurat telah ditetapkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki (Instagram @bnpb_indonesia)
Masa tanggap darurat telah ditetapkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki (Instagram @bnpb_indonesia)

INSIBERNEWS - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pada 4 November 2024, maka hingga kini sudah 9 hari gunung tersebut erupsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-laki berada di level 4 (awas) per 13 November 2024.

Akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, terdapat 9 korban jiwa, 37 korban luka-luka dan 13.000 warga mengungsi.

Baca Juga: Bawaslu Telusuri Dugaan Pelanggaran Video Dukungan Prabowo untuk Ahmad Luthfi

Menurut BNPB, Gunung Lewotobi Laki-laki telah mengalami erupsi sebayak 54 kali pada 4-12 November 2024.

Erupsi terbesar terjadi pada 10 November 2024 karena erupsi terjadi dengan ketinggian 5 km.

Karena hal tersebut maka ditetapkan radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki sejauh 9 km.

Baca Juga: Cara Cerdas Menggunakan Facebook Pro, 10 Fitur yang Meningkatkan Kinerja Bisnismu!

Pemerintah Kabupaten Flores Timur menetapkan masa tanggap darurat selama 58 hari terhitung sejak 4 November 2024 hingga 31 Desember 2024.

Masa tanggap darurat erupsi gunung berapi merupakan periode kritis setelah terjadinya letusan vulkanik yang memerlukan respons cepat untuk melindungi nyawa dan properti warga.

Selama periode ini, berbagai upaya dilakukan untuk menangani dampak langsung erupsi, seperti evakuasi korban, penyelamatan, dan pemulihan kondisi dasar kehidupan masyarakat yang terdampak.

Baca Juga: Mees Hilgers Gagal Pergi ke Jakarta, Netizen Serbu Akun FC Twente, Berikut Ini Momen Serupa yang Bikin Gaduh di Medsos!

Langkah pertama dalam masa tanggap darurat adalah evakuasi warga dari daerah yang berisiko tinggi, seperti zona merah yang berada di sekitar puncak gunung.

Selain itu, tim SAR dan aparat keamanan bekerja sama untuk memastikan keselamatan penduduk dan memberikan bantuan medis bagi mereka yang terluka.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: BNPB

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X