Jika daerah-daerah dapat mengelola pendapatan mereka dengan baik, kata Tito, mereka tidak hanya akan bergantung pada transfer dana dari pusat.
Baca Juga: Kapolres Jakarta Timur Minta Maaf atas Lambatnya Penanganan Kasus Penganiayaan Anak Bos Toko Roti
Sebaliknya, daerah yang mandiri secara finansial akan memiliki kebebasan untuk merancang program-program yang lebih bermanfaat bagi warganya.
Tito berharap, dengan adanya pemantauan secara rutin dan upaya maksimal dari setiap daerah, pertumbuhan ekonomi nasional dapat bergerak lebih cepat.
Ia yakin jika seluruh daerah bergerak secara simultan, maka inflasi dapat terkendali dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
Ke depannya, Kemendagri akan terus memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan perekonomian yang lebih inklusif dan merata.
Artikel Terkait
Bappenas Targetkan 82 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis dalam 5 Tahun
Kemudahan Paylater dan Pinjol Jadi Pemicu Utama Generasi Muda Boros, Gen Z dan Milenial Jadi Sorotan
Inul Daratista Lapang Dada, Mantan Satpamnya Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara Setelah Mencuri Uang Dan Mobil Milik Inul Untuk Foya-Foya
Golongan Darah O Suka Kebiasaan Buang Air Besar Pagi Hari: Fakta atau Mitos?
Kapolres Jakarta Timur Minta Maaf atas Lambatnya Penanganan Kasus Penganiayaan Anak Bos Toko Roti
Paula Verhoeven Susah Bertemu Kiano dan Kenzo, Baim Wong Tidak Melarang Paula, Asal Anaknya Tidak Keberatan
Presiden Iran Vetoi Undang-Undang Hijab Ketat, Tantang Kelompok Garis Keras
Jakarta Siapkan Tanggul Mitigasi untuk Atasi Banjir Rob di Kawasan Utara
Harga Pangan di Jakarta Naik Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi
100 Tentara Korea Utara Tewas di Ukraina, Militer Rusia Keluhkan Kurangnya Kemampuan Pasukan