INSIBERNEWS - Nama Budi Arie ikut terseret ketika terungkapnya oknum pegawai Komdigi yang membina situs judi online.
Pasalnya Budi Arie merupakan mantan Menteri Komunikasi (Kominfo) sebelum kementerian tersebut berubah nama menjadi Kementerian Komunikasi dan DIgital (Komdigi).
Terlebih lagi terungkap bahwa terdapat pemuda yang tidak lolos menjadi pegawai Komdigi tetapi masih dipekerjakan di Kominfo.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Hancurkan Kampus di Lebanon, Universitas Lebanon Tetap Berdiri Teguh!
Pemuda tersebut berinisial AK yang kemudian menjadi salah satu tersangka kasus pembinaan situs judi online.
AK masih dapat bekerja di Komdigi meskipun tidak lolos seleksi berkata izin dari Budi Arie.
Dilansir INsibernews dari akun Twitter @PartaiSocmed (11/11/2024), Budi Arie dinilai bertanggung jawab atas tersangka AK yang terlibat situs judi online.
Karena Budi Arie tetap mempekerjakan AK meskipun tidak lolos seleksi dengan alasan AK memiliki skill IT.
“Saya putuskan untuk AK diterima karena yang bersangkutan mengkalim punya skill IT mumpuni,” ujar Budi Arie.
“Dalam dunia IT, sudah umum bahwa ijazah terkadang bukan menjadi hal yang utama,” lanjutnya.
Baca Juga: NAACP Kecam Pesan Teks Rasis Pasca Pilpres AS, FBI Lakukan Penyelidikan
Setelah ditelusuri lebih jauh, kegiatan menjaga dan membina situs judi online dilakukan oleh oknum Kemenkomdigi di Kantor Satelit yang berlokasi di ruko Grand Galaxy, Kota Bekasi.
Artikel Terkait
Kacau! Oknum Pegawai Komdigi Jaga 1.000 Situs Judol Agar Tidak Diblokir dan Bisa Tetap Beroperasi
Terungkap! Modus Oknum Komdigi yang Jaga 1.000 Situs Judol Ternyata Dapat Setoran
Bikin Geleng-geleng! Oknum Komdigi Buat Kantor Sendiri Khusus untuk Bina Situs Judol Demi Raup Keuntungan
Komdigi Akan Bersih-bersih Internal Sejak Ada Oknum yang Justru Jaga 1.000 Situs Judol
Kemen Komdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Jaga Situs Judi Online