INSIBERNEWS - Kasus situs judi online yang dijaga dan dibina oleh oknum Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) masih terus didalami oleh pihak kepolisian.
Setelah ditelusuri lebih jauh, kegiatan menjaga dan membina situs judi online dilakukan oleh oknum Kemenkomdigi di Kantor Satelit yang berlokasi di ruko Grand Galaxy, Kota Bekasi.
Keberadaan Kantor Satelit untuk membina situs judi online tersebut diklaim tidak diketahui oleh Kemenkomdigi.
Kegiatan membina situs judi online yang dilakukan oleh oknum Kemenkomdigi dilakukan oleh 3 orang yang kini ditetapkan menjadi tersangka yaitu AK, AJ, dan A.
Komdigi telah melakukan tindakan nonaktif kepada 11 pegawai yang diduga terlibat dalam kasus situs judi online.
Nantinya ketika keputusan sudah inkracht maka pegawai yang terbukti bersalah akan diberhentikan secara tidak hormat oleh Komdigi.
Baca Juga: Mantan Presiden Jokowi Tidak Jadi Masuk Partai Golkar? Ternyata Ini Alasannya
Sebelumnya, Komdigi mengidentifikasi adanya 5.000 situs judol yang aktif beroperasi.
Kemudian sebanyak 4.000 situs judol diblokir oleh Komdigi, namun sebanyak 1.000 situs judol dimanfaatkan oleh oknum Komdigi untuk keuntungan pribadi.
Oknum Komdigi mendapat setoran dari 1.000 situs judol sebesar Rp8,5 juta per situs.
Baca Juga: Eks Menkominfo Budi Arie ke Luar Ruangan Saat Hendak Dicecar DPR Soal Judi Online
Kemudian, situs-situs yang telah memberikan setoran kepada oknum Komdigi, dijaga dan dibina agar tidak terblokir.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @najwashihab (9/11/2024), salah satu tersangka yaitu AK, sempat mengikuti seleksi pegawai Kemenkomdigi namun tidak lolos.
Artikel Terkait
Ditangkap Polisi, Tiktoker Viral Gunawan Sadbor Sempat Sangkal Dugaan Promosi Judi Online
Setelah Ditangkap Polisi, Gunawan Sadbor Kini Ditetapkan jadi Tersangka Promosi Judi Online
Belum Lama Meutya Hafid Pastikan Komdigi Bersih Kasus Ilegal, Oknum Pegawai Malah Terlibat Judi Online
Kemen Komdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Jaga Situs Judi Online
Deretan Artis yang Pernah Diperiksa Karena Diduga Lakukan Promosi Judi Online Seperti Sadbor