INSIBERNEWS - Rahayu Saraswati yang merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus merupakan Anggota DPR RI lakukan pembelaan kepada Ipda Rudy Soik yang dipecat secara tidak hormat dari kepolisian.
Pasalnya, terdapat kejanggalan dalam pemecatan Ipda Rudy Soik dari kepolisian dengan sidang kode etik.
Ipda Rudy Soik dipecat setelah dirinya berhasil mengungkap adanya kasus BBM ilegal yang diduga dikawal oleh oknum dari Polda NTT.
Baca Juga: Prabowo Dorong Penggunaan Mobil Lokal: Menteri Didesak Gunakan Maung Pindad
Diduga ada pihak yang tidak senang kepada Ipda Rudy Soik karena mengusik bisnis BBM ilegal.
Sehingga Ipda Rudy Soik mendapat demosi ke Papua, dan setelah itu mendapatkan pemecatan melalui sidang kode etik.
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube TVR PARLEMEN (29/10/2024), Komisi III DPRI RI menggelar rapat dengan Kapolda NTT dan Kapolda Sulawesi Tengah terkait masalah BBM ilegal dan juga pemecatan Ipda Rudy Soik.
Baca Juga: WHO Peringatkan Situasi Kemanusiaan di Gaza Utara Semakin Memburuk
Rapat digelar pada Senin (28/10/2024). Dalam rapat tersebut, Rahayu Saraswati menjelaskan bahwa pihaknya kenal betul dengan Ipda Rudy Soik.
“Ijin Pak Kapolda dan bapak-bapak sekalian, mungkin bapak tidak begitu mengenal, tadi saya mendengar di awal bapak tidak begitu mengenal saudara Ipda Rudy Soik,” ujar Rahayu Saraswati.
“Saya sudah mengenal beliau bertahun-tahun,” tambahnya.
Baca Juga: Arab Saudi Jadi Tuan Rumah, Tempat Berkumpul Pemimpin Bisnis Dunia: BlackRock hingga Tiktok
Pasalnya beberapa tahun yang lalu, Ipda Rudy Soik pernah mengungkap kasus perdagangan orang di NTT.
Artikel Terkait
Bongkar Sindikat Mafia BBM, Perwira Polisi Justru Kena Demosi ke Papua
Kronologi Perwira Polisi Ungkap Sindikat Penimbunan BBM Ilegal Diduga Libatkan Anggota Polda NTT
Ipda Rudy Soik Sempat Kena Demosi Karena Ungkap Kasus BBM Ilegal, Kini Dipecat
Seorang Polisi Dipecat Karena Berhasil Ungkap Kasus BBM Ilegal, Polda NTT Berdalih…
DPR Geram Kasus Ipda Rudy Soik Tak Kunjung Tuntas dan Sampai Diangkat ke Komisi III