“Jadi kerugian total yang negara kita alami setahun ini kita rugi Rp223 miliar, kalau ada 10 kapal bisa dikalikan lagi,” ungkap Victor Gustaaf.
Pasir laut yang diambil seringkali tidak hanya merusak ekosistem perairan, tetapi juga mengganggu kehidupan nelayan lokal dan mengurangi sumber daya ikan.
Baca Juga: Pemerintah Melalui Menteri Perindustrian Larang iPhone 16 Masuk ke Indonesia, Ada Masalah Apa?
Pemerintah Indonesia, yang memiliki regulasi ketat mengenai pengambilan sumber daya laut, berupaya menangani masalah ini melalui penegakan hukum.
Namun, masih banyak tantangan dalam memonitor dan menindak pelanggaran, terutama mengingat luasnya wilayah perairan yang harus diawasi.
Dampak dari penambangan ilegal ini sangat merugikan. Selain merusak terumbu karang dan habitat laut, aktivitas ini juga berpotensi meningkatkan erosi pantai dan memperburuk perubahan iklim.
Masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut dapat mengalami penurunan pendapatan dan kehilangan mata pencaharian.***
Artikel Terkait
Kronologi Perwira Polisi Ungkap Sindikat Penimbunan BBM Ilegal Diduga Libatkan Anggota Polda NTT
Presiden Jokowi Dikeroyok Partai Politik yang Minta Henikan Ekspor Pasir Laut
Presiden Jokowi Berdalih Bukan Ekspor Pasir Laut tapi Sedimen Laut, Apa Bedanya?
Waduh! Menteri Perdagangan Tak Terima Disalahkan Karena Buka Ekspor Pasir Laut
Kemenkeu Ungkap Ekspor Pasir Laut Untuk Penerimaan Negara Berpotensi Capai Triliunan Rupiah