INSIBERNEWS - Program makan gratis yang semula akan menyediakan susu sapi kini terdapat wacana bahwa susu sapi tersebut akan digantikan dengan susu ikan.
Namun kandungan gizi yang terdapat di susu ikan diragukan akan bisa setara dengan susu sapi perah.
Menanggapi rencana program makan gratis yang akan menggunakan susu ikan, maka sejumlah ahli gizi angkat bicara.
Baca Juga: Siapa Gustavo Moreno de Franca? Ini Sosok Penting Kemenangan Persib Atas PSIS Semarang
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @narasinewsroom (16/9/2024), Guru Besar dan Gizi IPB Ali Khomsan sebagai mengungkapkan bahwa kandungan gizi antara susu ikan dengan susu sapi tidak sama.
Jadi jika susu ikan dijadikan pengganti susu sapi dalam program makan gratis maka hal tersebut tidak tepat.
“Kita tidak bisa membandingkan langsung susu ikan versus susu sapi perah karena gizinya pasti berbeda,” ujar Ali Khomsan.
Baca Juga: Termasuk TMS di Seleksi Administrasi CPNS 2024? Ini Ketentuan Sanggah yang Tepat dan Benar
“Kalau kita bicara tentang susu ikan sebagai pengganti susu sapi perah, itu tidak tepat,” lanjutnya.
Namun jika susu ikan dijadikan sebagai minuman komplementer dari susu sapi itu tak masalah.
Susu ikan, meskipun kurang dikenal dibandingkan susu sapi, mulai mendapatkan perhatian sebagai alternatif bergizi dalam dunia nutrisi.
Terutama di negara-negara Asia, susu ikan telah lama menjadi bagian dari diet tradisional karena manfaat kesehatannya yang unik.
Artikel Terkait
Ini Bedanya Susu Minimarket Yang Ada Didalam Kulkas Dan Diluar
Tiada Tanding! Mudahnya Buat Sendiri Resep Susu Jahe Merah Untuk Menghilangkan Penat dan Menimbulkan Kehangatan Bagi Tubuh
Mengapa Minum Kopi Tanpa Gula dan Susu Adalah Pilihan Terbaik untuk Kesehatan
Penasaran! Apakah Benar Bakteri dalam Susu Berfermentasi Baik untuk Usus?
Apa Itu Susu Ikan yang akan Gantikan Susu Sapi di Makan Gratis Prabowo-Gibran?