Ahli Gizi Ungkap Susu Ikan Tak Tepat untuk Gantikan Susu Sapi di Program Makan Gratis

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Senin, 16 September 2024 | 12:55 WIB
Ahli gizi tak setuju susu ikan gantikan susu sapi pada program makan gratis (Unsplash)
Ahli gizi tak setuju susu ikan gantikan susu sapi pada program makan gratis (Unsplash)

INSIBERNEWS - Program makan gratis yang semula akan menyediakan susu sapi kini terdapat wacana bahwa susu sapi tersebut akan digantikan dengan susu ikan.

Namun kandungan gizi yang terdapat di susu ikan diragukan akan bisa setara dengan susu sapi perah.

Menanggapi rencana program makan gratis yang akan menggunakan susu ikan, maka sejumlah ahli gizi angkat bicara.

Baca Juga: Siapa Gustavo Moreno de Franca? Ini Sosok Penting Kemenangan Persib Atas PSIS Semarang

Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @narasinewsroom (16/9/2024), Guru Besar dan Gizi IPB Ali Khomsan sebagai mengungkapkan bahwa kandungan gizi antara susu ikan dengan susu sapi tidak sama.

Jadi jika susu ikan dijadikan pengganti susu sapi dalam program makan gratis maka hal tersebut tidak tepat.

“Kita tidak bisa membandingkan langsung susu ikan versus susu sapi perah karena gizinya pasti berbeda,” ujar Ali Khomsan.

Baca Juga: Termasuk TMS di Seleksi Administrasi CPNS 2024? Ini Ketentuan Sanggah yang Tepat dan Benar

“Kalau kita bicara tentang susu ikan sebagai pengganti susu sapi perah, itu tidak tepat,” lanjutnya.

Namun jika susu ikan dijadikan sebagai minuman komplementer dari susu sapi itu tak masalah.

Susu ikan, meskipun kurang dikenal dibandingkan susu sapi, mulai mendapatkan perhatian sebagai alternatif bergizi dalam dunia nutrisi.

Baca Juga: Buruan Daftar! Bawaslu Banten Buka Lowongan Pengawas TPS Pilkada 2024, Intip Syarat dan Besaran Gajinya

Terutama di negara-negara Asia, susu ikan telah lama menjadi bagian dari diet tradisional karena manfaat kesehatannya yang unik.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X