TNI AD juga mengetahui aksi heroik Joni saat memanjat tiang dan menyambungkan bendera yang terputus dalam upacara 17 Agustus 2018 lalu hingga mendapatkan sejumlah penghargaan.
Joni tercatat dengan nama Yohanes Ande Kala yang lahir di Halimuti berumur 19 tahun dengan tinggi badan 155,8 cm.
Kristomei menjelaskan, dalam penghargaan tersebut tidak dituliskan syarat bahwa Joni harus diterima menjadi anggota TNI. Dalam kondisi tersebut, panitia seleksi pun mengikuti syarat yang telah ditetapkan.
Meski demikian, Joni masih punya peluang untuk kembali mengikuti tes TNI di waktu depan. Untuk diketahui, tes Caba PK TNI dapat diikuti seorang WNI hingga batas usia 22 tahun.
Artikel Terkait
Pasca Diteror dan Penguntitan Anggota Densus 88 Terhadap Jampidsus, TNI Bantu Kejagung Lakukan Pengamanan dan Penjagaan
Sosok Perwira TNI Terseret Judi Online, Gelapkan Dana Satuan Rp 876 Juta
Prajurit TNI Main Judi Online Terancam Dipecat, Panglima: Supaya Tobat
Geger! Oknum TNI AU Tembak Pemulung yang Masuk Kompleks Detasemen di Palu
Program Selasa Bersih, Polri Bersinergi TNI Di Purwakarta Fokus Pembersihan Selokan dan Lapangan Sepak Bola
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, Mengikuti Peresmian Program TNI AD Manunggal Air Di Purwakarta
Wujud Sinergitas TNI- Polri, Polres Purwakarta Hadiri Undangan Kunker Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Rudi Puruwito
Jelang Pilkada Serentak 2024. Ini Sinergitas Polri TNI Gelar Patroli KRYD Purwakarta
Anggota TNI Babak Belur Dibacok Geng Motor Medan, Begini Kronologinya
Anggota TNI Dibacok Geng Motor, Alami Luka Serius di Petisah Medan