Ke depan, Danantara berencana menjajaki peluang kerja sama lainnya, termasuk di Madinah dan sejumlah sektor strategis di luar properti.
Baca Juga: Bocah Disabilitas Tewas Dirundung Teman Sebaya, Pemkot Surabaya Periksa Kejiwaan Terduga Pelaku
"Kami akan terus memperdalam kerja sama bilateral dengan menjajaki berbagai peluang di Madinah dan sektor-sektor strategis lainnya di luar sektor properti yang memberikan manfaat bagi kedua negara," kata Rosan.
Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar Arab Saudi
Sementara itu, CEO Thakher Development, Faisal Shaker, menyebut kehadiran Danantara sebagai momen bersejarah bagi kawasan Thakher Makkah.
Menurut Faisal, keterlibatan Indonesia sebagai negara pertama di luar Arab Saudi yang memiliki properti di kawasan tersebut menunjukkan adanya kepercayaan internasional terhadap Thakher Makkah.
Ia juga menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya Kerajaan Arab Saudi membuka peluang bagi mitra jangka panjang yang memiliki komitmen dalam melayani para jemaah.
Baca Juga: Empat Petugas dan Relawan Gugur di TNBTS, Pemprov Jatim Perketat Antisipasi Karhutla
Dengan kepemilikan hotel dan lahan baru ini, Danantara membuka peluang pengembangan bisnis perhotelan yang lebih luas di Makkah.
Investasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan nilai ekonomi jangka panjang, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah. ***
Artikel Terkait
Korupsi Dana Bencana Rp5,4 Miliar, KPK Ungkap Alasan 5 Tersangka Batal Dituntut Hukuman Mati
Dikepung Kebakaran Hutan, 152 Pendaki Gunung Sumbing Sukses Dievakuasi Tanpa Luka
Gegara Kaos Kaki Siswa, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dipukuli Oknum TNI hingga Tulang Hidung Retak
Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia saat 2 Kali Absen dari Panggilan KPK, Ini Kata Imigrasi
Polda Soroti Ajudan Gubernur Kaltim yang Diduga Intimidasi Pendemo: Polisi Tidak Boleh Arogan