INSIBERNEWS - Menyoroti aistem kelistrikan pada sepeda motor modern yang diketahui telah mengalami perkembangan pesat dalam satu dekade terakhir.
Seperti penerapan fitur Automatic Headlight On (AHO) yang membuat lampu utama langsung menyala saat kunci kontak diputar ke posisi ON—menjadi standar wajib pabrikan untuk mendukung keselamatan berkendara.
Namun, di sisi lain, fitur ini memberikan beban kerja awal yang lebih besar pada aki sebelum mesin sempat dinyalakan.Tanpa pemahaman yang tepat, beban kelistrikan yang konstan ini berpotensi memperpendek usia pakai akumulator.
Baca Juga: Kabar Duka, Pendiri Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma'mun Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun
Aki yang terawat idealnya mampu bertahan hingga 2–3 tahun, tetapi penurunan performa kerap terjadi lebih cepat akibat kelalaian dalam pemakaian harian.
Oleh karena itu, menerapkan langkah preventif secara konsisten menjadi kunci utama agar sistem pengapian dan fitur elektronik motor tetap responsif.
Menurut panduan teknis resmi dari PT Yuasa Battery Indonesia, usia pakai normal aki umumnya berkisar antara 1 hingga 2 tahun tergantung pada kondisi kelistrikan kendaraan dan pola pemakaian.
Pihaknya menegaskan bahwa "kerusakan aki yang cepat tekor sering kali bukan disebabkan oleh cacat produk, melainkan adanya kebocoran arus kelistrikan kendaraan atau penggunaan beban tambahan yang melebihi kapasitas standar," tulis Yuasa dalam laman resminya.
Baca Juga: Empat Petugas dan Relawan Gugur di TNBTS, Pemprov Jatim Perketat Antisipasi Karhutla
Untuk menjaga suplai arus tetap stabil dan mencegah mogok mendadak, berikut adalah panduan praktis merawat aki motor yang perlu dilakukan dan dihindari.
Hal yang Harus Diterapkan
Jeda Sejenak Sebelum Menekan Tombol StarterSaat kunci kontak diputar ke posisi ON, lampu utama dan sistem injeksi akan langsung mengambil daya dari aki.
Berikan jeda sekitar 2 hingga 3 detik agar sistem check kelistrikan selesai sebelum Anda menekan tombol starter.
Langkah sederhana ini membantu menstabilkan tegangan awal.Panaskan Mesin Secara RutinMotor yang jarang dipakai tetap mengalami pengosongan arus (self-discharge) secara perlahan.
Artikel Terkait
Anti Kantong Kering! Ini 5 Motor Matic Irit BBM, Konsumsinya Diklaim Tembus 68 Km per Liter
Awas Mesin Rontok gara-gara Oli Palsu, Begini Trik Kenali Keasliannya Sebelum Terlambat
Knalpot Motor Sering Ngebul? Simak Penyebab dan Dampak Buruknya
Malam Dingin Tapi Siang Gerah? Waspadai 5 Pemicu AC Mobil Kehilangan Tenaga
Selain Populer, Ada Sejumlah Masalah Teknis Mobil Listrik yang Perlu Dipahami
3 Risiko yang Mengintai Jika Nekat Gunakan Oli MotoGP di Motor Biasa