INSIBERNEWS - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil listrik Wuling Binguo EV terjadi di ruas Tol Ancol Barat, Jakarta Utara, pada Selasa (20/10/2026) pagi.
Peristiwa nahas yang terjadi di tengah padatnya jam berangkat kerja ini sempat membuat geger pengguna jalan tol, lantaran kondisi kendaraan yang rusak cukup parah di tengah lajur.
Menindaklanjuti laporan insiden tersebut, petugas gabungan dari Satuan PJR Induk 2 Ditlantas Polda Metro Jaya dan tim patroli Jasamarga langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Fokus utama petugas di lapangan adalah menyelamatkan pengemudi maupun penumpang yang terdampak agar segera mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
"Sementara untuk korban laka lantas sudah dinaikkan ambulans untuk dievakuasi ke rumah sakit," kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Bramanggala.
Akibat kecelakaan yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di on ramp Ancol Barat KM 21 arah Bandara Soekarno-Hatta, mengalami perlambatan signifikan.
Antrean panjang kendaraan tak terhindarkan seiring dengan proses evakuasi dan pengamanan lajur yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Situasi arus lalu lintas terkini di On Ramp Ancol Barat terpantau ramai cenderung padat imbas adanya kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan. Arus lalu lintas menjelang lokasi terjadi perlambatan," tulis keterangan resmi TMC Polda Metro Jaya.
Berdasarkan foto pantauan yang dibagikan oleh kepolisian, mobil listrik Wuling Binguo EV berwarna cerah dengan nomor polisi B 1891 SNV tampak teronggok di lajur tengah jalan tol dengan kondisi ringsek.
Keberadaan kendaraan di tengah jalan ini memaksa para pengendara lain untuk memperlambat laju dan bermanuver menghindar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti serta kronologi kecelakaan yang diduga melibatkan lebih dari satu kendaraan tersebut.
Publik diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi terkait jumlah korban maupun tingkat keparahan cederanya.***
Artikel Terkait
Bocah Disabilitas Tewas Dirundung Teman Sebaya, Pemkot Surabaya Periksa Kejiwaan Terduga Pelaku
Buntut Aksi Cambuk Rekan Kerja di Kantor, BGN Tegas Copot Jabatan Korwil SPPG Purwakarta
Tak Punya Riwayat Penyakit, Peserta ITB Ultra Marathon Meregang Nyawa Akibat Tersedak Air
Sukses Urai Antrean, Aturan Ganjil Genap Beli BBM di Bali Resmi Diperpanjang hingga 23 Oktober
Awas Terjebak Macet, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Demo Istana Negara Besok