Tragis! Kapal MV Tihamah Diserang Rudal Houthi, 1 WNI Dikabarkan Tewas

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:44 WIB
Ilustrasi Peti (Shutterstock)
Ilustrasi Peti (Shutterstock)

Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Muscat terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan kondisi dan keberadaan para ABK Indonesia.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, MV Tihamah diketahui membawa 11 ABK, terdiri dari delapan warga Pakistan dan tiga WNI.

Berdasarkan komunikasi KBRI Muscat dengan ABK Indonesia yang selamat, insiden terjadi ketika kapal sedang berada di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman.

Baca Juga: YouTuber Bigmo Promosi Vape Pakai Anak Kecil, Ahmad Sahroni: Kebablasan, Segera Tindak Tegas!

Dari tiga WNI tersebut, satu orang mengalami luka ringan akibat terkena serpihan dan tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit. Satu WNI lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Adapun kabar mengenai satu WNI yang disebut meninggal dunia masih dalam tahap verifikasi. KBRI Muscat masih berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh kepastian resmi mengenai kondisi dan keberadaan WNI tersebut.

"Kemlu RI bersama KBRI Muscat akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh perkembangan lebih lanjut terkait insiden tersebut," ujar Heni.

Baca Juga: Babak Baru Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis, Kejagung Cecar 12 Saksi Kunci

Pemerintah juga menyiapkan langkah perlindungan bagi seluruh WNI yang terdampak, termasuk memastikan kebutuhan penanganan medis serta mempersiapkan fasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia apabila kondisi keamanan memungkinkan.

Selat Bab al-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Letaknya berada di kawasan strategis di antara Yaman dan wilayah Tanduk Afrika.

Posisi tersebut membuat Bab al-Mandeb menjadi jalur penting bagi lalu lintas kapal komersial yang menghubungkan kawasan Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.

Insiden terhadap MV Tihamah kembali menyoroti risiko keamanan yang dihadapi kapal-kapal komersial ketika melintasi perairan strategis di kawasan konflik Yaman. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X