Ekshumasi Jenazah Sutrimo Digelar Hari Ini, Polisi Buru Petunjuk di Balik Kematian Misterius

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:27 WIB
Ekshumasi Jenazah Sutrimo Digelar Hari Ini, Polisi Buru Petunjuk di Balik Kematian Misterius (Ilustrasi/istimewa)
Ekshumasi Jenazah Sutrimo Digelar Hari Ini, Polisi Buru Petunjuk di Balik Kematian Misterius (Ilustrasi/istimewa)

INSIBERNEWSPolda Metro Jaya melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo (42) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).

Pemeriksaan terhadap makam tersebut menjadi salah satu langkah penyidik untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang dinilai memiliki sejumlah kejanggalan.

Sutrimo sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan Klinik Mordent, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Pria tersebut kemudian meninggal dunia.

Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan yang kini tengah berjalan. Penyidik berharap pemeriksaan forensik terhadap jenazah dapat memberikan informasi baru mengenai kondisi Sutrimo sebelum meninggal sekaligus membantu memastikan penyebab kematiannya.

Baca Juga: Babak Baru Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis, Kejagung Cecar 12 Saksi Kunci

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin sebelumnya menyampaikan bahwa ekshumasi akan dilakukan di Banyumas.

"InsyaAllah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas," ujar Iman, Senin (10/8/2026).

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan

Polda Metro Jaya telah meningkatkan penanganan perkara kematian Sutrimo dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Keputusan itu diambil setelah polisi mempelajari hasil penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Polresta Banyumas bersama tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Detik-detik Tragis Siswi SMA Tewas Terlindas KRL Jurangmangu, Tinggalkan Unggahan Pilu di Medsos

Menurut Iman, langkah tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan dasar untuk mendalami perkara secara lebih lanjut.

"Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan," katanya.

Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari 24 saksi dalam rangkaian penanganan perkara tersebut. Keterangan para saksi menjadi bagian dari bahan penyidik untuk menyusun gambaran mengenai peristiwa yang terjadi sebelum Sutrimo meninggal dunia.

Baca Juga: Tiga Jam Terjepit Beton Drainase di Jatinegara, Dua Pekerja Proyek Berhasil Lolos dari Maut

Penyidik kini berfokus mencari fakta hukum yang dapat menjelaskan secara terang penyebab kematian Sutrimo. Pemeriksaan terhadap jenazah melalui ekshumasi menjadi salah satu upaya untuk mendapatkan bukti tambahan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X