Dalam klarifikasi tertulis yang diunggah di Threads pada hari yang sama, ia menyatakan tidak pernah memberikan komentar di utas yang dibuat oleh kerabat almarhum.
Tamara menjelaskan bahwa komentarnya dibuat di unggahan pengguna lain dengan tujuan meluruskan informasi yang menurutnya berkembang menjadi opini negatif terhadap layanan BPJS Kesehatan.
Ia menilai unggahan tersebut kemudian dikaitkan oleh pihak lain dengan kasus Yurizal sehingga memicu kesalahpahaman yang semakin meluas di media sosial.
Di akhir klarifikasinya, Tamara juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Yurizal Tri Chaerawan.
Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. ***
Artikel Terkait
Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi dan 4 Orang Tewas
Heboh! Pria Dibacok Samurai karena Utang Rp150 Ribu di Bandung, Ini Kronologinya
YouTube Kena Tegur Komdigi Gegara Live Bigmo yang Promosi Vape Libatkan Anak
Pelarian Berakhir di Banten, Polisi Ringkus Terduga Pemutilasi Mayat dalam Karung di Depok
Sah! RI dan Arab Saudi Teken MoU Bersejarah, Siap Genjot Investasi dan Proyek Hijau
Sindikat Sabu Lintas Pulau Tumbang di Banyuwangi, BNNK Sita Ratusan Gram Barang Haram hingga Mobil Mewah
Anjing Pelacak Dikerahkan, Polisi Bawa Pelaku ke Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok