Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Tegaskan Tak Miliki Dapur MBG dan Janji Berantas Korupsi

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 22 Juli 2026 | 18:30 WIB
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Tegaskan Tak Miliki Dapur MBG dan Janji Berantas Korupsi (Istimewa)
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Tegaskan Tak Miliki Dapur MBG dan Janji Berantas Korupsi (Istimewa)

INSIBERNEWS – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026). Usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Sudaryono langsung menegaskan bahwa dirinya maupun anggota keluarganya tidak memiliki atau mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono untuk menepis anggapan yang mengaitkan dirinya dengan pengelolaan dapur MBG. Ia memastikan tidak memiliki kepentingan dalam operasional SPPG.

"Saya tidak punya SPPG, tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang memiliki atau mengelola dapur MBG," ujar Sudaryono kepada awak media usai pelantikan.

Baca Juga: Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK, 19 Orang Diamankan dalam OTT

Dalam kesempatan itu, Sudaryono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Badan Gizi Nasional agar mampu menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Ia juga menegaskan komitmennya menjalankan amanah sebagai Kepala BGN dengan penuh integritas. Menurutnya, tidak akan ada ruang bagi praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan di lingkungan BGN.

Sudaryono menyatakan pihaknya menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat.

Baca Juga: Kandas Sudah, PN Jaksel Tolak Mentah-mentah Praperadilan Kedua Roy Suryo Kasus Ijazah Jokowi

"Mohon doa agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi maupun tindakan-tindakan yang merugikan rakyat. Kami berkomitmen bekerja secara bersih dan profesional," tegasnya.

Selain berfokus pada tata kelola yang bersih, Sudaryono juga membuka diri terhadap berbagai masukan demi menyempurnakan pelaksanaan Program MBG. Ia mengaku siap menerima kritik, saran, maupun laporan dari masyarakat apabila menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.

Menurutnya, partisipasi publik menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Baca Juga: Densus 88 Bongkar Dugaan Jaringan Propaganda Terorisme, Dua Orang Ditangkap di Ciamis dan Lampung

"Jika masyarakat menemukan hal-hal yang janggal atau memiliki ide untuk memperbaiki pelaksanaan program, silakan disampaikan. Semua masukan akan kami jadikan bahan evaluasi dalam mengambil keputusan," ujar Sudaryono.

Dengan kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional, Sudaryono berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat semakin efektif, akuntabel, serta mampu memenuhi tujuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. ***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X