Di sisi lain, pemerintah meyakini fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan eksternal.
Pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, inflasi yang relatif terkendali, serta cadangan devisa yang memadai dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah gejolak pasar global.
Baca Juga: Konflik Ruben Onsu–Sarwendah Memanas, Dokumen Bank soal Rumah Ikut Dibongkar ke Publik
Ke depan, pelaku pasar akan mencermati langkah lanjutan yang diambil pemerintah dan Bank Indonesia.
Kolaborasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjadi faktor kunci untuk menahan laju pelemahan rupiah sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah dan panjang.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Siapkan Insentif Mobil Listrik dan Kredit Murah untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Purbaya Bicara Soal Utang RI yang Nyaris Rp10 Ribu Triliun: Masih Aman
Purbaya Yudhi Sadewa Batal Haji 2026, Akui Sedih dan Berharap Berangkat Tahun Depan
Rupiah Melemah ke Rp17,800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN dan Pasar Tetap Terkendali
Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Bakal Bangkit dalam 2 Bulan, Pelemahan Dinilai Hanya Tekanan Sementara