INSIBERNEWS - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis kabar heboh yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun.
Ia memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih dalam keadaan aman dan mencukupi untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah.
Dalam keterangannya di Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa publik tidak perlu khawatir terhadap kondisi fiskal saat ini. Menurutnya, posisi keuangan negara tetap solid dan likuiditas terjaga dengan baik.
Baca Juga: Gugurnya Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia di Lebanon, PBB Kecam Serangan Tank Israel
“Nggak usah takut soal APBN, masih cukup. Uang kita masih banyak,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakartal
Isu mengenai angka Rp120 triliun, kata dia, merujuk pada sebagian dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah.
Total SAL sendiri mencapai sekitar Rp420 triliun, sehingga angka tersebut bukan mencerminkan keseluruhan kas negara.
Baca Juga: Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Beberkan Kerugian Negara Rp1,3 Triliun
Dari total tersebut, sekitar Rp300 triliun telah dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat likuiditas sektor perbankan. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mendorong penyaluran kredit dan mempercepat perputaran ekonomi nasional.
Pemerintah sebelumnya menempatkan dana sebesar Rp200 triliun, lalu menambah Rp100 triliun menjelang periode Lebaran.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan likuiditas masyarakat dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
Baca Juga: India Geram Disebut Trump 'Lubang Neraka', Hubungan Diplomasi Terancam?
Meski demikian, Purbaya menjelaskan bahwa dana yang ditempatkan tersebut bersifat fleksibel karena menggunakan skema deposito on call. Artinya, pemerintah dapat menarik kembali dana tersebut sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.
Ia juga menilai kebijakan penempatan dana SAL ke perbankan merupakan langkah tepat untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, tanpa mengurangi cadangan kas negara.
Artikel Terkait
Aksi Nekat Pria Panjat Tower di Sidoarjo, Diduga Gegara Masalah Asmara hingga Picu Kemacetan Parah
Ancaman 'Zaman Batu' Hantui Iran, Israel Nantikan Lampu Hijau AS untuk Operasi Militer ke Teheran
India Geram Disebut Trump 'Lubang Neraka', Hubungan Diplomasi Terancam?
Heboh Pajak Selat Malaka, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Akhirnya Buka Suara
Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Beberkan Kerugian Negara Rp1,3 Triliun
Gugurnya Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia di Lebanon, PBB Kecam Serangan Tank Israel