Aksi Nekat Pria Panjat Tower di Sidoarjo, Diduga Gegara Masalah Asmara hingga Picu Kemacetan Parah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 24 April 2026 | 11:20 WIB
Viral terkait aksi nekat pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur yang diduga panjat tower seluler akibat frustasi hubungan asmaranya kandas. (Instagram.com/@ini_surabaya)
Viral terkait aksi nekat pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur yang diduga panjat tower seluler akibat frustasi hubungan asmaranya kandas. (Instagram.com/@ini_surabaya)

INSIBERNEWS - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan aksi berbahaya seorang pria berinisial ARM (24) yang nekat memanjat tower seluler di kawasan Margomulyo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga sekitar hingga pengguna jalan yang melintas.

Unggahan akun Instagram @ini_surabaya pada Kamis, 23 April 2026, menyebutkan bahwa pria tersebut berada di atas tower selama berjam-jam sebelum akhirnya berhasil dibujuk turun oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Baca Juga: Puluhan Siswa SD di Jeneponto Sulsel Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Menu Ikan Berbau Busuk

Kejadian ini tidak hanya menegangkan, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas yang sempat lumpuh total akibat banyaknya warga yang berkerumun di lokasi.

Berdasarkan informasi yang beredar, ARM diketahui berada di puncak tower selama kurang lebih tiga jam. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus membujuk korban secara perlahan agar bersedia turun dengan selamat.

Kerumunan warga yang terus bertambah membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Jalan di sekitar lokasi pun mengalami kemacetan panjang karena banyak pengendara berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga: Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Syekh Ahmad Al Misry Angkat Bicara dan Tantang Bukti

Setelah berhasil diturunkan, ARM langsung mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat. Petugas menilai kondisi fisiknya cukup lemah akibat terlalu lama berada di ketinggian tanpa asupan yang memadai.

Diketahui, pria tersebut merupakan seorang perantau asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala desa setempat, Sutrisno, mengungkapkan bahwa banyaknya warga yang berkumpul di lokasi diduga turut memperburuk kondisi psikologis korban saat berada di atas tower.

Baca Juga: Catat! Lampu Jakarta Akan Dipadamkan Serentak 3 Kali, Ini Jadwal dan Lokasinya

Menurutnya, ribuan orang sempat memadati area kejadian hingga menyebabkan kemacetan panjang. Situasi ini dinilai dapat meningkatkan tekanan mental bagi korban yang sudah berada dalam kondisi tidak stabil.

Diduga Dipicu Putus Cinta
Dugaan sementara, aksi nekat tersebut dipicu oleh masalah pribadi, khususnya terkait hubungan asmara yang kandas. Hal ini diperkuat oleh pernyataan singkat dari pihak setempat yang menyebut korban mengalami putus hubungan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X